La Nyalla Mattalitti Masuk Bursa Calon Ketua Umum PSSI

Kompas.com - 02/10/2019, 20:00 WIB
Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti. Dok. PSSIKetua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti.
|

KOMPAS.com -  La Nyalla Mattalitti maju sebagai bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.

Anggota Komite Pemilihan (KP) PSSI, Budiman Dalimunthe, menginformasikan daftar nama yang meramaikan bursa bakal calon Ketua Umum dan Wakil Ketua PSSI periode 2019-2023.

Dilansir dari BolaSport, Rabu (2/10/2019), ada enam nama yang mencalonkan diri menjadi ketua induk sepakbola Tanah Air itu.

Baca juga: Baru Didukung Satu Voter, CEO Nine Sport Masih Yakin Maju Caketum PSSI

Salah satunya adalah Ketua DPD RI terpilih untuk periode 2019-2024, La Nyalla Mattalitti.

La Nyalla akan bersaing dengan bakal calon Ketua Umum PSSI lainnya.

Mereka adalah CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono, mantan Manajer Pelita Jaya, Rahim Soekasah, Komjen Pol Muhammad Iriawan alias Iwan Bule, Sarman El Hakim, dan Yesayas Oktavianus.

Untuk bakal calon Wakil Ketua Umum PSSI, sudah ada sembilan nama.

Baca juga: Jika Terpilih Jadi Ketum PSSI, Rahim Soekasah Tak Mau Tinggalkan Brisbane Roar

Mereka adalah Ahmad Riyadi, Benny Erwin, Cucu Soemantri, Doli Sinomba Siregar, Doni Setiabudi, Gusti Randa, Iwan Budianto, Sally Atyasasmi, dan Wardy Ashari Siagian.

Untuk bakal calon Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, sudah ada 50 nama yang mendaftar.

Diantaranya itu orang-orang yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komite Exco PSSI seperti Dirk Soplanit, Pieter Tanuri, Refrizal, dan Yunus Nusi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X