Kompas.com - 28/09/2019, 05:00 WIB
Pelatih Barito Putra, Djadjang Nurdjaman (kiri) bersama penjaga gawang, Aditya Harlan (tengah), memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa (17/9/2019). Djanur menargetkan kemenangan melawan Bhayangkara FC demi keluar dari zona degradasi. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPelatih Barito Putra, Djadjang Nurdjaman (kiri) bersama penjaga gawang, Aditya Harlan (tengah), memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa (17/9/2019). Djanur menargetkan kemenangan melawan Bhayangkara FC demi keluar dari zona degradasi.

MARTAPURA, KOMPAS.com - Misi berat di emban pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, saat menghadapi mantan timnya, Persebaya Surabaya, dalam lanjutan pekan ke-21 Liga 1 2019.

Laskar Antasari kedatangan tim yang saat ini sedang dalam tren positif, Bajul Ijo, julukan Persebaya.

Pertandingan Barito Putera vs Persebaya akan dilangsungkan di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (28/9/2019), pada pukul 19.30 WIB.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengatakan, timnya sangat butuh kemenangan untuk keluar dari zona degradasi.

Baca juga: Barito Putera Vs Persebaya, Bajul Ijo Lupakan Rekor Tandang

"Posisi kami lagi tidak bagus, berada di zona degradasi, kami sangat butuh kemenangan. Saya tidak melihat Persebaya sebagai mantan tim," ujar Djanur dalam sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Jumat (27/9/2019).

Menurut Djanur, kedatangan Persebaya di tengah kondisi Barito yang saat ini sangat butuh kemenangan membuatnya harus mencari strategi jitu untuk meredam permainan agresif Bajul Ijo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi melihat tiga pertandingan terakhir Barito yang tidak memuaskan dengan menelan dua kali kekalahan dari Bhayangkara FC dan Persija Jakarta.

"Dari tiga pertandingan, kami kalah dua kali terakhir, ini situasi yang tidak bagus, tetapi kami akan bertekad untuk tidak kalah lagi besok dan kalau bisa meraih tiga poin di sini," katanya.

Baca juga: Bek Persebaya Otavio Dutra Resmi Jadi WNI

Walaupun pernah melatih Persebaya, Djanur menganggap itu bukanlah keuntungan bagi timnya karena saat ini semua tim saling mencari kelemahan satu sama lain sebelum bertanding.

"Kalau pada era sepak bola zaman sekarang, saya pikir tidak harus mantan pelatihnya yang tahu, saya pikir pelatih Persebaya juga tahu tentang tim Barito yang sekarang, artinya mempelajari dari video pun pasti bisa diketahui," kata Djanur.

Barito Putera saat ini berada di posisi juru kunci klasemen sementara, dari 20 kali bertanding dengan hanya meraih 3 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Poin Barito masih terpaku di angka 16, sama dengan poin Semen Padang.

Untuk keluar dari zona degradasi, Barito wajib memenangi pertandingan, tetapi jika kalah, dipastikan Barito akan tetap menjadi penghuni juru kunci.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

Liga Champions
Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan 'Istimewakan' Indonesia

Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan "Istimewakan" Indonesia

Badminton
Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Sports
Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Sports
H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Liga Indonesia
Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Liga Indonesia
PSG Vs Club Brugge -  Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

PSG Vs Club Brugge - Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

Liga Champions
Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Liga Indonesia
Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Internasional
Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Sports
RB Leipzig Vs Man City - Hormati Kompetisi, Guardiola Tak Main-main

RB Leipzig Vs Man City - Hormati Kompetisi, Guardiola Tak Main-main

Liga Champions
Terungkap, Performa Lionel Messi Turun karena Cuaca Dingin

Terungkap, Performa Lionel Messi Turun karena Cuaca Dingin

Liga Lain
Kapan Terakhir Kali Barcelona Bermain di Liga Europa?

Kapan Terakhir Kali Barcelona Bermain di Liga Europa?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.