Ketum Jakmania Imbau Fans Persija Tak Terlibat Aksi di Luar Sepak Bola

Kompas.com - 25/09/2019, 15:40 WIB
Ketua The Jakmania, Ferry Indrasjarief (kanan), saat menghadiri konferensi pers di Kantor Persija Jakarta, di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/Nugyasa LaksamanaKetua The Jakmania, Ferry Indrasjarief (kanan), saat menghadiri konferensi pers di Kantor Persija Jakarta, di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, Senin (8/7/2019).

KOMPAS.com – Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief mengimbau seluruh suporter Persija Jakarta untuk tidak terlibat aksi di luar koridor sepak bola.

Suporter sepak bola di Indonesia berencana turut menggelar aksi di depan gedung DPR, Senayan, untuk menolak RUU KUHP dan membatalkan UU KPK.

Ajakan untuk para suporter menggelar aksi sudah ramai di media sosial.

Kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Suporter Indonesia Tolak RUU KUHP itu berencana menggelar aksi pada Kamis (26/9/2019) siang.

Meski demikian, Ferry mengimbau para anggota The Jakmania untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut.

Pernyataan itu dilontarkan Ferry melalui sebuah unggahan di akun Facebook pribadinya, Rabu (25/9/2019).

Baca juga: Sebab Joan Tomas Sulit Berkembang bersama Persija Jakarta

"Peringatan untuk seluruh anggota The Jakmania untuk tetap berada di jalur sepak bola, khususnya Persija Jakarta," tulis Ferry.

"Komando kalian datangnya dari korwil masing-masing," sambung pria berusia 54 tahun itu.

Jika ingin tetap turun ke jalan, Ferry mengimbau suporter untuk tidak mengenakan atribut The Jakmania ataupun Persija.

Baca juga: Persija Jakarta Incar 2 Nama sebagai Calon Pelatih Baru

Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud memberikan tanggapan negatif terhadap aksi penolakan RUU KUHP.

"Kami hanya ingin meluruskan sikap bahwa Jakmania adalah suporter Persija," kata Bung Ferry.

"Selebihnya menjadi urusan pribadi masing-masing, salam jempol telunjuk," tuturnya mengakhiri unggahannya.

RUU KUHP memang menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Berbagai elemen masyarakat turun ke jalan untuk memprotes revisi undang-undang yang dinilai tak berpihak kepada rakyat. (Nezatullah Wachid Dewantara)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X