Kalah Dari Madura, Persela Tanya Keputusan Wasit Sahkan Gol Beto

Kompas.com - 25/09/2019, 10:00 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar (kanan) bersama Alex dos Santos. KOMPAS.com / HAMZAHPelatih Persela Lamongan, Nilmaizar (kanan) bersama Alex dos Santos.

KOMPAS.com - Persela Lamongan harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dengan skor tipis 1-2, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (24/9/2019) malam.

Dalam laga ini, Madura United sukses dua kali menceploskan si kulit bundar melalui Alberto 'Beto' Goncalves di menit ke-29 dan Aleksandr Rakic menit ke-79.

Sementara Persela hanya mampu membalas melalui Rafael Gomes (Rafinha), pada injury time babak kedua.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga 1, Ciro Alves dan Makan Konate Kejar Marko Simic

"Pertandingan hasilnya tidak bagus, karena target kita mengambil poin entah satu atau tiga. Tapi saya sebagai pelatih apresiasi buat pemain, yang bisa menekan madura dari awal hingga menit akhir," ujar pelatih Persela, Nil Maizar, selepas pertandingan.

Mantan arsitek Timnas Indonesia ini juga sempat mempertanyakan keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan, yang tetap mengesahkan gol lesakan Beto meski bola dianggapnya sudah meninggalkan lapangan pertandingan sebelum diumpan kepada Beto.

"Cuma memang kita kesalahan fokus saja, bola yang seharusnya meninggalkan lapangan tapi kemudian dianggap gol. Saya juga sudah diskusi sama pemain dan bolanya memang sudah out, mereka bilang bolanya memang out," ucap dia.

Gol pertama Madura United, bermula dari bek Jaimerson Xavier yang mengambil bola liar dari tendangan pojok yang gagal.

Pemain bertahan Persela, Ahmad Birrul Walidain, saat itu tampak ragu untuk mengamankan, karena bola dianggap sudah meninggalkan lapangan.

Pemain Madura United Jaimerson da Silva Xavier dijaga ketat dengan pemain Barito Putera Francisco Torres pada Pekan 18 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (14/09/2019) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain Madura United Jaimerson da Silva Xavier dijaga ketat dengan pemain Barito Putera Francisco Torres pada Pekan 18 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (14/09/2019) sore.

Birrul juga tampak terlambat dalam menutup ruang bagi Jaimerson yang kemudian mengumpan bola ke kotak penalti, yang itu kemudian berhasil dimanfaatkan oleh Beto dengan sundulan untuk memecah kebuntuan.

"Saya menyesalkan gol pertama. Karena hakim garis tidak mengikuti alur bola, karena posisi bola dimana, dia berdirinya dimana," tutur kiper Persela, Dwi Kuswanto.

Atas hasil yang didapat, Persela kini harus menempati posisi ke-15 di klasemen sementara atau hanya satu tingkat di atas zona merah, dengan mengumpulkan 19 poin dari 20 kali bermain.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X