Mantan Penyerang Liverpool Soroti Kedalaman Lini Serang The Reds

Kompas.com - 24/09/2019, 19:10 WIB
Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah merayakan gol timnya pada pertandingan Burnley vs Liverpool di Stadion Turf Moor, 31 Agustus 2019. AFP/PAUL ELLISRoberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah merayakan gol timnya pada pertandingan Burnley vs Liverpool di Stadion Turf Moor, 31 Agustus 2019.

KOMPAS.com – Kesuksesan Liverpool meraih enam kemenangan beruntun tak lepas dari peran Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Muncul kekhawatiran, daya dobrak tim berjulukan The Reds ini berkurang jika satu dari tiga pemain tersebut tak bermain.

Hal tersebut dilontarkan oleh mantan penyerang Liverpool era 2000-an Emile Heskey. Dia menyoroti ketergantungan Liverpool terhadap trio ini.

Emile Heskey mengungkapkan hal itu usai Liverpool menang 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/9/2019).

Dirinya menilai ada ketimpangan soal kedalaman skuad Liverpool di lini serang. Ini yang membuat Juergen Klopp harus putar otak.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris, Liverpool Ulangi Pencapaian Musim Lalu

Dilansir Bolasport dari Omnisport, Selasa(24/9/2019), Heskey takut hasil positif yang diraih The Reds bakal terhenti apabila satu atau dua penyerang tersebut mesti absen.

"Akan menjadi tugas yang berat bagi Liverpool karena saat ini Man City memiliki skuad terbaik dalam hal kedalaman skuad," kata Heskey.

"Jika Anda mengeluarkan Mohamed Salah, Sadio Mane atau Roberto Firmino, itu sangatlah beda," tuturnya.

Baca juga: Chelsea Vs Liverpool, Kalahkan The Blues, The Reds Jaga Kesempurnaan

Dirinya lantas mencontohkan tim rival Manchester City yang memiliki kedalam skuad yang mumpuni mulai dari pemain utama hingga cadangan.

"Jika Anda tidak memainkan pemain tertentu di Man City, mereka selalu memiliki seseorang yang dapat membantu dan melakukan pekerjaan tertentu seperti mencetak gol," ujar pemain yang kini berusia 41 tahun.

"Man City memiliki perpaduan komposisi pemain yang lebih baik. Kondisi itu tidak terlihat di Liverpool,” ucap Heskey menambahkan.

Liverpool mengawali Liga Inggris 2019-2020 dengan sangat fantastis. Mereka selalu menang dalam enam pekan yang sudah dilalui.

Hasil tersebut menempatkan The Reds di puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Mereka unggul lima angka atas Man City di urutan kedua.

Namun Man City memberikan ancaman yang sangat serius. Klub berjulukan The Citizens tersebut mengamuk di Stadion Etihad ketika menghajar Watford 8-0, sehari sebelum Liverpool mengalahkan Chelsea.

Dalam pesta kemenangan itu, Man City tidak menurunkan Raheem Sterling dan Gabriel Jesus. Bernardo Silva justru mampu mencetak hat-trick dan lima gol lainnya dicetak oleh pemain yang berbeda.

Sementara itu, Liverpool selalu menurunkan trio Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane meski sesekali salah satu di antara mereka tidak menjadi starter.

Kombinasi trio Firmansah (Firmino, Mane, dan Salah) telah menghasilkan 11 gol di Liga Inggris musim ini.

Ketiganya tercatat mampu menorehkan total 56 gol dari 38 pertandingan di liga musim lalu.

Namun, kondisinya berbeda saat ini, mengingat The Reds hanya memiliki Divock Origi sebagai penyerang tengah. Sang pemain masih dibekap cedera.

Sementara itu, lini tengah mereka yang diisi oleh Georginio Wijnaldum, Jordan Henderson, dan James Milner belum mampu mencetak gol pada musim ini. (Bonifasius Anggit Putra Pratama)



Sumber Omnisport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X