Milan Vs Inter, I Nerazzurri Menangi Derby Della Madonnina

Kompas.com - 22/09/2019, 04:09 WIB
Romelu Lukaku merayakan golnya pada pertandingan AC Milan vs Inter Milan dalam Derby della Madonnina di San Siro, 21 September 2019. AFP/MIGUEL MEDINARomelu Lukaku merayakan golnya pada pertandingan AC Milan vs Inter Milan dalam Derby della Madonnina di San Siro, 21 September 2019.

KOMPAS.com -  Derby Della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan berakhir untuk kemenangan skuad I Nerazzurri.

Derbi Milan edisi pertama pada Liga Italia musim 2019-2020 antara AC Milan vs Inter Milan, terjadi di San Siro dalam pertandingan pekan ke-4 Serie A, kasta teratas Liga Italia, Sabtu (21/9/2019) atau Minggu dini hari WIB. 

Laga AC Milan vs Inter Milan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan I Nerazzurri - julukan tim tamu. 

Dua gol kemenangan Inter Milan masing-masing dicetak oleh Marcelo Brozovic (49') dan Romelu Lukaku (78').

Baca juga: Giampaolo Bakal Blak-blakan Soal Borok AC Milan

Jalannya pertandingan

AC Milan yang berstatus sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.

Laga baru berjalan dua menit saat Rafael Leao melakukan tusukan dari sisi kanan pertahanan Inter Milan. Namun, upaya Leao bisa dihentikan Danilo D'Ambrosio.

Satu menit berselang, Krzysztof Piatek mencoba peruntungan dengan melepaskan tendangan dari sudut sempit di area kotak penalti Inter Milan.

Sepakan Piatek terlalu lemah sehingga bisa diamankan kiper Inter Milan, Samir Handanovic, dengan mudah.

Memasuki menit ke-10, Inter Milan nyaris membuka keunggulan.

Back pass tanggung bek kiri AC Milan, Ricardo Rodriguez, coba dimanfaatkan oleh striker Inter Milan, Lautaro Martinez.

Baca juga: Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini, Ada Derbi AC Milan vs Inter Milan

Namun, upaya Martinz masih bisa diredam barisan belakang AC Milan.

Pada menit ke-18, Romelu Lukaku mendapat peluang emas.

Menerima umpan terobosan dari Lautaro Martinez, striker Belgia itu melepaskan tembakan dari sisi kanan area penalti, tetapi bola berhasil dimentahkan Gianluigi Donnarumma.

Semenit berselang, AC Milan membalas lewat aksi Suso.

Pemain bernomor pungung 8 itu melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melenceng di sisi kanan gawang Inter Milan.

Inter Milan kembali mendapat kesempatan emas untuk membuka keunggulan pada menit ke-20.

Lautaro Martinez melepaskan tembakan keras seusai menyambar umpan dari Stefano Sensi.

Baca juga: Giampaolo Bakal Blak-blakan Soal Borok AC Milan

Namun, upaya bomber timnas Argentina itu masih bisa diredam Donnarumma.

Tiga menit berselang, AC Milan mencetak gol melalui Hakan Calhanoglu.

Namun, gol tersebut kemudian dianulir oleh wasit lantaran Franck Kessie melakukan pelanggaran handball sebelum gol terjadi.

Pada menit ke-35, giliran gol Inter Milan yang dianulir.

Setelah meninjau tayangan ulang dari VAR, gol Lautaro Martinez dinyatakan tidak sah karena Danilo D'Ambrosio sudah berdiri dalam posisi offside sebelum mengirim umpan ke Martinez.

Dua menit menjelang babak pertama usai, AC Milan mendapat peluang untuk membuka keunggulan.

Rafael Leao menerobos ke sisi kanan pertahanan Inter Milan sebelum melepas umpan tarik ke mulut gawang.

Baca juga: Pertahanan, Satu-satunya Lini yang Bisa Dibanggakan AC Milan Sekarang

Umpan Leao disambut tandukan Krzysztof Piatek, tapi arah bola masih meninggi di atas mistar.

Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Skor imbang 0-0 menghiasi papan skor laga AC Milan vs Inter Milan pada babak pertama.

Inter Milan mengawali babak kedua dengan agresif.

Klub berjulukan I Nerazzurri itu langsung menggebrak dan membuat lini belakang AC Milan melakukan kesalahan.

Alhasil, Inter Milan dihadiahi tendangan bebas oleh wasit.

Berawal dari tendangan bebas Stefano Sensi, Marcelo Brozovic langsung meneruskan umpan Sensi dengan sepakan menyusur tanah.

Bola sempat membentur kaki Franck Kessi sebelum akhirnya masuk ke gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma.

Wasit sempat mengecek keabsahan gol Brozovic melalui VAR, menyusul adanya pergerakan Lautaro Martinez sebelum gol Brozovic.

Baca juga: Statistik Positif Lini Belakang AC Milan pada Tahun 2019

Namun, wasit menyatakan pergerakan Lautaro Martinez bukan pelanggaran dan tetap mengesahkan gol tersebut.

Inter Milan sementara memimpin 1-0 pada menit ke-49.

Tertinggal satu gol membuat AC Milan dituntut untuk keluar lebih menyerang.

Pada menit ke-64, AC Milan melakukan perubahan dengan memasukkan Lucas Paqueta untuk menggantikan Hakan Calhanoglu.

Memasuki menit ke-70, AC Milan belum juga memberikan ancaman nyata ke gawang Inter Milan.

Problem mereka adalah minimnya kreativitas di lini tengah yang mengakibatkan terhambatnya pasokan bola-bola matang ke Krzysztof Piatek.

Inter Milan menggandakan keunggulan pada menit ke-78 lewat tandukan bomber anyar mereka, Romelu Lukaku, dengan memanfaatkan umpan silang Nicolo Barella.

Baca juga: Lukaku Dinilai Lebih Ceria Saat Bela Inter Milan daripada Man United

Dua menit berselang, Inter Milan nyaris mencetak gol ketiganya.

Namun, sepakan keras Matteo Politano masih menerpa mistar gawang.

Tambahan waktu lima menit yang diberikan ofisial pertandingan tidak cukup bagi AC Milan untuk mengejar ketertinggalan.

Alhasil, laga Derby Della Madonnina AC Milan vs Inter Milan berakhir dengan skor 0-2.

Susunan pemain AC Milan vs Inter Milan:

AC Milan (4-3-1-2): 99-Gianluigi Donnarumma; 12-Andrea Conti, 22-Mateo Musacchio, 13-Alessio Romagnoli, 68-Ricardo Rodriguez (19-Theo Hernandez 72'); 79-Franck Kessie, 20-Lucas Biglia, 10-Hakan Calhanoglu (39-Lucas Paqueta 64'); 8-Suso; 17-Rafael Leao (18-Ante Rebic 83'), 9-Krzysztof Piatek.

Cadangan: 4-Ismael Bennacer, 5-Giacomo Bonaventura, 7-Samu Castillejo, 11-Fabio Borini, 18-Ante Rebic, 19-Theo Hernandez, 25-Pepe Reina, 33-Rade Krunic, 39-Lucas Paqueta, 43-Leo Duarte, 46-Matteo Gabbia, 90-Antonio Donnarumma.

Pelatih: Marco Giampaolo

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 33-Danilo D'Ambrosio, 12-Stefano Sensi (8-Matias Vecino 71'), 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella (87-Antonio Candreva 82'), 18-Kwadwo Asamoah; 10-Lautaro Martinez (16-Matteo Politano 78'), 9-Romelu Lukaku

Cadangan: 5-Roberto Gagliardini, 7-Alexis Sanchez, 8-Matias Vecino, 13-Andrea Ranocchia, 16-Matteo Politano, 19-Valentino Lazaro, 20-Borja Valero, 21-Federico Dimarco, 27-Daniele Padelli, 34-Cristiano Biraghi, 87-Antonio Candreva, 95-Alessandro Bastoni

Pelatih: Antonio Conte

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wander Luiz Jadi Sosok di Balik Aksi Salto Pemain Persib Bandung U18

Wander Luiz Jadi Sosok di Balik Aksi Salto Pemain Persib Bandung U18

Liga Indonesia
Atletik Dunia Siasati Jadwal Bentrok dengan Olimpiade

Atletik Dunia Siasati Jadwal Bentrok dengan Olimpiade

Sports
Ini 3 Perwakilan Indonesia yang Tampil di PMPL SEA Final 2020

Ini 3 Perwakilan Indonesia yang Tampil di PMPL SEA Final 2020

Sports
Suarez Lapang Dada Jika Neymar dan Lautaro Martinez ke Barcelona

Suarez Lapang Dada Jika Neymar dan Lautaro Martinez ke Barcelona

Sports
Barcelona 70 Persen, Real Madrid Potong Gaji Pemain Maksimal 20 Persen

Barcelona 70 Persen, Real Madrid Potong Gaji Pemain Maksimal 20 Persen

Liga Spanyol
Dulu Polos soal Medali, Kali Ini Mane Ikhlas Liverpool Tak Juara Liga Inggris

Dulu Polos soal Medali, Kali Ini Mane Ikhlas Liverpool Tak Juara Liga Inggris

Sports
Awal Karier Lionel Messi di Barcelona, Pemalu dan Diremehkan

Awal Karier Lionel Messi di Barcelona, Pemalu dan Diremehkan

Liga Spanyol
Disinggung Warganet Tak Perlu Berkarier di Eropa, Ini Jawaban Bagus Kahfi

Disinggung Warganet Tak Perlu Berkarier di Eropa, Ini Jawaban Bagus Kahfi

Sports
Glenn Fredly, dari Misi Perdamaian di Maluku hingga Kenangan Tabloid Bola

Glenn Fredly, dari Misi Perdamaian di Maluku hingga Kenangan Tabloid Bola

Liga Indonesia
[POPULER BOLA] Tony Anggap Khabib-McGregor Pensiun | Liverpool Gagal Juara? | Ronaldinho Bebas

[POPULER BOLA] Tony Anggap Khabib-McGregor Pensiun | Liverpool Gagal Juara? | Ronaldinho Bebas

Sports
Kondisi Terkini Striker Persib Usai Jalani Swakarantina 14 Hari

Kondisi Terkini Striker Persib Usai Jalani Swakarantina 14 Hari

Sports
Cerita Klopp Pertama Kali Lihat Sadio Mane: Seperti Penyanyi Rap

Cerita Klopp Pertama Kali Lihat Sadio Mane: Seperti Penyanyi Rap

Liga Inggris
Glenn Fredly dan Dunia Olahraga Indonesia, Pembaca Tabloid BOLA

Glenn Fredly dan Dunia Olahraga Indonesia, Pembaca Tabloid BOLA

Sports
Pemain Bali United Dikaruniai Anak Pertama di Tengah Pandemi Virus Corona

Pemain Bali United Dikaruniai Anak Pertama di Tengah Pandemi Virus Corona

Liga Indonesia
'Momen Pertama yang Bikin Kita Semua Mencintai Irfan Bachdim'

"Momen Pertama yang Bikin Kita Semua Mencintai Irfan Bachdim"

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X