Proses Adaptasi Takafumu Akahoshi demi Sukses bersama Arema

Kompas.com - 21/09/2019, 08:45 WIB
Takafumi Akahoshi dan seluruh pemain Arema FC menjalani latihan fisik di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (07/09/2019) pagi. Instagram Arema FC OfficialTakafumi Akahoshi dan seluruh pemain Arema FC menjalani latihan fisik di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (07/09/2019) pagi.
|

KOMPAS.comTakafumi Akahoshi tengah beradaptasi dengan klub barunya, Arema FC, agar bisa langsung tampil baik dengan klub asal Malang tersebut.

Takafumi Akahoshi sudah mulai mencoba latihan lingkungan dan gaya permainan anak asuh Milomir Seslija itu.

Sebelumnya, Arema FC resmi memperkenalkan Takafumi Akahoshi sebagai pemain baru pada Selasa (27/8/2019) lalu.

Pemain asal Jepang tersebut direkrut Arema untuk menggantikan peran Pavel Smolyachenko yang dilepas.

Baca juga: Nasir Siap Bayar Kepercayaan Milo di Posisi Bek Kiri Arema

Pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi rekrutan satu-satunya Arema pada jeda musim ini.

Dia mencatat sejarah sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah Arema FC. Sebelumnya, Arema FC memang belum pernah diperkuat oleh pemain asing asal Jepang.

Usai peresmiannya berseragam Singo Edan, Akahoshi tampak mudah untuk mulai berbaur dengan tim barunya.

Hal itu ditunjukkan dengan keakraban Aka, sapaannya, dengan para pemain Arema sejak pertama kali diperkenalkan.

Baca juga: Persela Lamongan Vs Arema FC, Tekad Milo dan Harapan Kapten Tuan Rumah

Salah satu usaha yang "wajib" bagi para pemain asing yang bermain di Indonesia adalah mempelajari bahasa.

Faktor itulah yang dianggap Aka sangat penting sehingga ia bisa dengan cepat akrab dan membangun komunikasi saat bertanding.

"Beberapa pemain bisa bahasa Inggris, saya tahu beberapa kata bahasa Indonesia," ujar Takafumi Akahoshi dilansir BolaSport.com dari laman Liga Indonesia.

"Bukan hal mudah karena baru tiga minggu pasti tidak bisa bicara secara perfect," katanya.

Baca juga: Hasil Liga 1, Persib Bandung Gagal Raih Kemenangan di Kandang

Beberapa hal yang pertama kali dipelajari Aka dari bahasa Indonesia tentunya adalah istilah-istilah dalam sepak bola.

Dia mengaku mulai mengerti instruksi yang sering diberikan seperti istilah gerakan ke kanan dan ke kiri, serta beberapa instruksi lainnya.

Aka meyakini, dia akan semakin matang berkolaborasi dengan para pemain Arema yang lain ketika mampu menguasai bahasa Indonesia.

Sebab, meski saat ini saja kemampuan berbahasa Indonesianya masih belum lancar, ia mengaku sudah dapat memahami para pemain Arema yang lain di atas lapangan.

"Makan Konate dia paham ahbasa Inggris, Hendro Siswanto dan saya latihan bersama-sama, kami tidak bicara banyak," ucap Aka.

"Ini lebih pada melakukan tugas saya dan bagi saya sekarang semakin mudah setelah minggu lalu saya masih belum banyak tahu," kata pria yang pernah bermain di Suphanburi FC itu. (Nezatullah Wachid Dewantara)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Liga 1
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X