Pemain Persib Ini Dipastikan Absen Saat Lawan Persipura

Kompas.com - 20/09/2019, 19:32 WIB
Bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHABek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto.
|

KOMPAS.COM - Persib Bandung akan melawan Persipura Jayapura pada pekan ke-19 Liga 1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (23/9/2019). 

Pada pertandingan Persipura vs Persib, Maung Bandung tidak diperkuat Achmad Jufriyanto.

Pemain yang akrab disapa Jupe tersebut absen lantaran akumulasi kartu kuning.

Baca juga: Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E Selama 5 Tahun

Tanpa Jupe, pelatih Robert Alberts mengaku tidak risau.

Alberts mengaku dirinya sudah mempersiapkan beberapa skema alternatif tanpa bek bernomor punggung 16 tersebut.

"Semua pemain dalam kondisi yang siap. Bagi kami tidak ada masalah," kata pelatih berkebangsaan Belanda ini.

"Tentunya ada perubahan. Kita lihat saja nanti siapa pemain yang akan menggantikan Jupe saat melawan Persipura," ujarnya.

Di sisi lain, Persib berpeluang diperkuat Febri Hariyadi.

Ia dipastikan bisa tampil menghadapi Persipura seusai menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Kehadiran Bow, sapaan akrab Febri Hariyadi, diyakini Robert akan menambah kekuatan Persib.  terutama di sektor penyerangan.

Robert juga coba memulihkan mental Ezechiel N'Douassel. Ketajaman N'Douassel di depan gawang lawan menumpul.

Pada musim 2019 ini, pemain asal Chad itu baru membukukan empat gol dari 15 penampilan.

Berbeda jauh dengan musim lalu. Dari 15 penampilan, N'Douassel mampu membukukan 13 gol.

Mirisnya, jumlah gol N'Douassel pada musim ini tidak lebih banyak dari jumlah kartu kuning yang didapatkannya.

Baca juga: Hasil PSIS Vs Persebaya, Diogo Campos Gemilang, Bajul Ijo Menang

Dia tercatat sebagai pengoleksi kartu kuning terbanyak di tim Persib. Total, sudah tujuh kartu kuning yang didapatkan penyerang 31 tahun itu.

Kekesalan Bobotoh terhadap performa Ezechiel memuncak kala Persib ditahan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.

Dalam pertandingan tersebut, N'Douassel yang dimainkan pada awal babak kedua tampil jauh di bawah performa terbaiknya.

Saking kesalnya, Bobotoh sampai meneriakan "Eze Out" pada akhir pertandingan.

Mereka kesal karena N'Douassel banyak membuang peluang tetapi tak bisa mencetak gol.

Salah satunya peluang melalui penalti yang gagal dieksekusi dengan baik.

Selain itu, N'Douassel juga sempat menggagalkan peluang emas yang dimiliki rekan satu timnya, Kevin van Kippersluis.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, tak memungkiri bila N'Douassel dalam kondisi tertekan saat ini.

Pemain yang bersangkutan pun diakui Robert merasa kecewa dengan dirinya sendiri karena gagal mencetak gol untuk Persib.

Akan tetapi Robert optimistis N'Douassel bisa mengatasi tekanan tersebut.

Dia percaya, N'Douassel merupakan pemain profesional yang memiliki mental kuat.

Karena itu, dia yakin N'Douassel akan bangkit dan bisa membantu Persib untuk meningkatkan performa pada putaran kedua ini.

"Ezechiel merasa kekecewa tentunya terhadap dirinya karena dia gagal penalti. Kemudian reaksi dari beberapa orang juga membuat dia bingung. Jadi saya bicara kepadanya untuk memastikan dia tidak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di luar lapangan," kata Robert di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (20/9/2019).

Ezechiel NDouassel bersiap mengambil eksekusi penalti ke gawang Semen Padang. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Ezechiel NDouassel bersiap mengambil eksekusi penalti ke gawang Semen Padang.

"Karena kami semua tahu Ezechiel itu kuat dan bisa melupakan itu. Jika saja dia bisa memanfaatkan penalti itu, dia pasti akan menjadi pahlawan. Tetapi inilah sepak bola, saat dia melepaskan peluang itu maka harus menerima konsekuensinya. Tapi dia adalah pemain profesional," sambung dia.

Robert melanjutkan, apa yang dialami N'Douassel lumrah dalam sepak bola.

Bahkan, tidak jarang dirasakan oleh pemain kelas dunia semisal Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, sampai Maradona sekalipun.

Sebagai pelatih, Robert mengaku dirinya hanya bisa memberikan support dan motivasi kepada N'Douassel agar segera melupakan suara-suara sumbang yang dialamatkan kepadanya.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu juga meminta N'Douassel untuk tidak terlalu memikirkan apa yang dibicarakan orang terhadap dirinya.

Dia juga ingin N'Douassel berkaca kepada sikap dan profesionalitas para pemain besar seperti Ronaldo dan Messi bisa bangkit dari keterpurukan.

"Saya bicara kepada Ezechiel bahwa dia harus punya mental yang kuat. Ambil contoh dari pemain top di dunia yang tidak terpengaruh dengan kondisi seperti itu, mereka bisa bangkit dan percaya diri untuk menghadapi pertandingan lainnya," tegas Robert.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X