Formula E, Ajang Balap yang Kini Jadi Rebutan Kota-kota Dunia

Kompas.com - 20/09/2019, 09:03 WIB
Pebalap Tim Virgin Racing yang dibayangi Robin Frijns berkompetisi di New York E-Prix Formula E Musim 5 pada 13 Juli 2019 di New York, AS. Raksasa cybersecurity Kaspersky menjadi sponsor resmi tim Envision Virgin Racing untuk tahun kedua berturut-turut. AFP/Getty Images for Kaspersky/Mike StobePebalap Tim Virgin Racing yang dibayangi Robin Frijns berkompetisi di New York E-Prix Formula E Musim 5 pada 13 Juli 2019 di New York, AS. Raksasa cybersecurity Kaspersky menjadi sponsor resmi tim Envision Virgin Racing untuk tahun kedua berturut-turut.

KOMPAS.com - Kepastian Jakarta menjadi kota penyelenggara ajang balap Formula E dijadwalkan diumumkan pada Jumat (20/9/2019) ini.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama dengan promotor Formula E akan mengumumkan segala detail mengenai penyelenggaraan ajang balap tersebut.

Sampai berita ini ditulis, belum diketahui pasti di mana lokasi sirkuit jalan raya di Jakarta yang akan digunakan.

Belum diketahui pasti pula Jakarta akan dimasukan ke kalender balap Formula E pada musim yang mana.

Sebagai informasi, ajang Formula E untuk musim 2019-2020 hanya tinggal menyisakan satu slot kosong untuk tanggal 14 Desember 2019.

Sejumlah 11 kota sudah masuk kalender yakni Ad Diriyah (Arab Saudi), Santiago (Cile), Mexico City (Meksiko), Hong Kong, Sanya (China), Roma (Italia), Paris (Perancis), Seoul (Korea Selatan), Berlin (Jerman), New York (Amerika Serikat), dan London (Inggris).

Dikutip dari Deutsche Welle, saat ini mulai banyak kota dunia yang berebut untuk jadi penyelenggaraa Formula E, seperti Muenchen, Wina, Shanghai dan Marrakech.

Baca juga: Dunia Balap Jerman Perlahan Tinggalkan F1 dan Berpaling ke Formula E

Kota-kota tersebut bahkan siap membayar mahal demi bisa melihat mobil-mobil balap listrik saling adu cepat di jalanan kota mereka.

Dari sisi ekonomi, raksasa teknologi ABB telah mendapatkan hak sponsor utama Formula E dengan perkiraan 12,5 juta euro atau setara sekitar Rp 194 miliar.

Merek-merek global lainnya, seperti Bosch dan Heineken juga ikut bergabung. Meski nilai sponsorshipnya masih kalah tinggi dibanding Formula 1, namun ada peningkatan setiap tahunnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X