Persela Vs Arema FC, Singo Edan Terancam Tanpa Comvalius

Kompas.com - 19/09/2019, 13:32 WIB
Pemain asing Arema FC, Sylvano Comvalius (kanan) dan Makan Konate (kiri). KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing Arema FC, Sylvano Comvalius (kanan) dan Makan Konate (kiri).

MALANG, KOMPAS.comArema FC masih terus bergelut dengan masalah cedera pemain. Terbaru, tim berjulukan Singo Edan ini terancam kehilangan striker  Sylvano Comvalius.

Padahal, Arema sudah harus menunggu lama untuk bisa menggunakan tenaga Dedik Setiawan.

Comvalius harus menepi saat sesi latihan games di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (18/9/2019). Dia mengalami masalah hamstring.

Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) di Lamongan.

Comvalius hanya mengikuti separuh sesi latihan. Dia terlihat berdiskusi dengan dokter tim, dr Nanang Tri Wahyudi.

Baca juga: Kondisi Terkini Lima Pemain Arema yang Alami Cedera

“Dia merasakan ada masalah pada otot hamstringnya. Mungkin terlalu tegang, tetapi bukan cedera yang serius,” ujar dr Nanang.

Menurutnya, Comvalius menepi demi menghindari cedera. Pemain asal Belanda itu merasakan otot hamstringnya mulai tegang, sehingga memilih untuk menepi.

Dengan kondisi tersebut, praktis lini depan Arema semakin minim pemain. Apalagi, Dedik dipastikan absen lebih panjang.

Sementara itu Ahmad Nur Hardianto masih dalam pantauan karena ada masalah pada cederanya yang lama.

Namun Hardianto masih berpeluang main. Semua tergantung kesiapan fisik pemain asal Lamongan tersebut, karena dalam beberapa hari terakhir dia tidak menjalani latihan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X