Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

China Open 2019, Tommy Gagal ke Perempat Final Setelah Dijegal Momota

Kompas.com - 19/09/2019, 11:30 WIB
Aloysius Gonsaga AE

Penulis

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, gagal maju ke babak perempat final turnamen China Open 2019 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China.

Langkahnya dijegal pemain nomor satu dunia, Kento Momota.

Dalam pertandingan babak kedua, Kamis (19/9/2019), Tommy kalah straight game 10-21, 11-21 dalam waktu 37 menit.

Hasil ini membuat Momota semakin jauh dalam rekor pertemuan dengan Tommy menjadi 6-3.

Baca juga: Jadwal China Open 2019, 10 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini

Tommy terakhir kali mengalahkan pemain kidal tersebut pada 10 September 2015.

Kala itu, dia menang 16-21, 21-13, 21-19 dalam turnamen Japan Open.

Dengan demikian, Indonesia tinggal menyisakan dua tunggal putra dalam turnamen level Super 1.000 ini, yakni Shesar Hiren Rhustavito dan Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar, yang pada babak pertama menyingkirkan Jonatan Christie, akan melawan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus.

Sementara itu Anthony, yang berstatus juara bertahan setelah tahun lalu mengalahkan Momota pada laga final, bertemu pemain India, Parupalli Kashyap.

Jalannya pertandingan

Momota tampil dominan sejak awal gim pertama. Dia langsung meraih tiga poin untuk memimpin 3-0, sebelum Tommy menipiskan jarak menjadi 3-2.

Setelah itu, Momota melaju kencang karena mendulang enam poin untuk unggul 9-3, lalu memimpin 11-4 saat interval.

Usai jeda paruh gim pertama, Momota semakin nyaman bermain hingga meraih kemenangan 21-10.

Baca juga: Lewati Laga Ketat, Anthony Melaju ke Babak Kedua China Open 2019

Kondisi serupa terjadi pada gim kedua. Tommy hanya bisa menyamakan kedudukan pada skor 1-1.

Sesudah itu, Momota tak terbendung dan memimpin dengan skor 11-5 saat interval. Kemudian, dia terus mendulang poin untuk menyudahi laga tersebut dengan kemenangan 21-11.

Pada babak perempat final, Jumat (20/9), Momota akan berjumpa kompatriotnya asal Jepang, Kanta Tsuneyama.

Pemain non-unggulan tersebut lolos setelah menang 21-12, 21-19 atas wakil Malaysia, Liew Daren.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Liga Indonesia
'Bocoran' Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

"Bocoran" Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Maung Cari Cara Bongkar Pertahanan Pesut Etam yang Minim Kebobolan

Persib Bandung Vs Borneo FC, Maung Cari Cara Bongkar Pertahanan Pesut Etam yang Minim Kebobolan

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Disebut-sebut Layaknya Derby

Persib Bandung Vs Borneo FC, Disebut-sebut Layaknya Derby

Liga Indonesia
Pernyataan Ini Bukti STY Tidak Setengah Hati Lawan Korsel

Pernyataan Ini Bukti STY Tidak Setengah Hati Lawan Korsel

Timnas Indonesia
Pelatih Korea Selatan Ungkap Kekuatan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Korea Selatan Ungkap Kekuatan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Mantan Wasit Liga 1 Pimpin Laga Indonesia Vs Korsel

Mantan Wasit Liga 1 Pimpin Laga Indonesia Vs Korsel

Timnas Indonesia
Isi Hati Shin Tae-yong Jelang Menghadapi Negara Kelahirannya

Isi Hati Shin Tae-yong Jelang Menghadapi Negara Kelahirannya

Timnas Indonesia
Daftar Tim dan Jadwal Pertandingan PLN Mobile Proliga 2024

Daftar Tim dan Jadwal Pertandingan PLN Mobile Proliga 2024

Sports
Indonesia Vs Korea Selatan, STY Sebetulnya Ingin Melawan Jepang

Indonesia Vs Korea Selatan, STY Sebetulnya Ingin Melawan Jepang

Timnas Indonesia
Hasil Persebaya Vs Bali United 0-2, Irfan Jaya dkk ke Championship Series

Hasil Persebaya Vs Bali United 0-2, Irfan Jaya dkk ke Championship Series

Liga Indonesia
Rizky Ridho Cerita Assist ke Witan, Hasil Amarah Shin Tae-yong

Rizky Ridho Cerita Assist ke Witan, Hasil Amarah Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Kelebihan dan Kekurangan Timnas U23 Korsel di Mata Jurnalis Korea

Kelebihan dan Kekurangan Timnas U23 Korsel di Mata Jurnalis Korea

Timnas Indonesia
Siaran Langsung & Jadwal Tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Siaran Langsung & Jadwal Tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Badminton
Indonesia Vs Korea Selatan, Gelandang Korsel Puji Gaya Bermain Garuda Muda

Indonesia Vs Korea Selatan, Gelandang Korsel Puji Gaya Bermain Garuda Muda

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com