Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/09/2019, 12:12 WIB

KOMPAS.com - Kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen, dianggap melakukan gerakan ilegal saat menepis tendangan penalti Marco Reus.

FC Barcelona ditahan imbang 0-0 oleh Borussia Dortmund pada laga perdana Grup F Liga Champions di Signal Iduna Park, Selasa (17/9/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Pada laga tersebut, Barcelona tampil mendominasi dengan 60 persen penguasaan bola.

Baca juga: Dortmund Vs Barcelona, Ansu Fati Punya Waktu Semusim untuk Cetak Rekor Liga Champions

Sementara itu, sang tuan rumah, Borussia Dortmund, hanya menguasai 40 persen ball possession.

Namun, soal agresivitas, Dortmund lebih unggul dengan melepaskan total 12 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran.

Adapun Barcelona hanya memiliki satu shot on target dari lima percobaan.

Kendati demikian, tidak ada satu pun dari tembakan Dortmund yang berbuah gol.

Semua itu berkat kegemilangan kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen.

Baca juga: Klasemen Liga Champions 2019 Setelah Laga Perdana Grup E-H

Ter Stegen patut diapresiasi penampilannya karena berhasil menggagalkan beberapa peluang, termasuk tendangan penalti di babak kedua.

Dortmund mempunyai kans emas mengungguli Barcelona lewat sepakan 12 pas setelah Jadon Sancho dijatuhkan Nelson Semedo di kotak terlarang pada menit ke-55.

Namun, eksekusi Marco Reus dapat ditebak dan diamankan oleh Ter Stegen dengan baik.

Pasca-laga, banyak pihak menyebut bahwa penyelamatan yang dilakukan kiper asal Jerman itu adalah ilegal.

Pasalnya, dalam tayangan ulang, kaki Ter Stegen terlihat telah meninggalkan garis gawang saat Reus melepas tendangan.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini, PSG Vs Madrid, Atletico Vs Juventus

Berdasarkan regulasi UEFA terbaru yang diterapkan pada Liga Champions musim 2019-2020, kiper harus menempatkan minimal satu kakinya di garis gawang saat si algojo mengambil tendangan.

Jika dilanggar, maka penalti harus diulang.

Namun demikian, pada laga ini, wasit asal Rumania yang memimpin laga Ovidiu Hategan tidak meniup peluit atau melihat VAR untuk meninjau insiden tersebut.

Hal ini mengingatkan kembali kepada kita momen saat kiper Liverpool, Adrian, menyelamatkan penalti Tammy Abraham saat laga Piala Super Eropa 2019.

Sama seperti Ter Stegen, kaki Adrian juga telah meninggalkan garis saat Tammy melepaskan tendangan.

Baca juga: Hasil Liga Champions, Barcelona Imbang, Liverpool dan Chelsea Tumbang

Dalam kasus Adrian, pihak UEFA akhirnya memberikan klarifikasi.

Sebelum laga Piala Super Eropa, Kepala Direktur Wasit UEFA, Roberto Rossetti, menyatakan bahwa penjaga gawang yang tidak menempatkan kakinya di garis saat algojo menendang akan dicek melalui VAR.

Namun, pengecekan VAR baru akan dilakukan jika hal itu pelanggaran yang benar-benar jelas dengan aturan baru.

Pernyataan ini justru menimbulkan lagi kontroversi definisi yang jelas mengenai aturan terbaru tersebut dan kriteria apa bagi seorang penjaga gawang akan dihukum saat tidak menempatkan kakinya di garis gawang saat algojo menendang.

Pada kasus Ter Stegen, insiden ini kembali terulang. (Bagas Reza Murti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber BolaSport
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSG-Argentina Serupa, Semua Pemain Harus Jadi Pelayan Lionel Messi

PSG-Argentina Serupa, Semua Pemain Harus Jadi Pelayan Lionel Messi

Liga Lain
Perjuangan Kiper Galatasaray Bantu Korban Gempa Turkiye

Perjuangan Kiper Galatasaray Bantu Korban Gempa Turkiye

Liga Lain
Laga PSIS Vs Persebaya Perpanjang Daftar Laga Tunda Putaran Kedua

Laga PSIS Vs Persebaya Perpanjang Daftar Laga Tunda Putaran Kedua

Liga Indonesia
Pep Guardiola Siap Pergi dari Man City karena Merasa Dibohongi?

Pep Guardiola Siap Pergi dari Man City karena Merasa Dibohongi?

Liga Inggris
Ancaman Hukuman Berat bagi Man City karena Diduga Langgar FFP: Degradasi hingga Gelar Dicabut

Ancaman Hukuman Berat bagi Man City karena Diduga Langgar FFP: Degradasi hingga Gelar Dicabut

Liga Inggris
Shin Tae-yong Minta Timnas U20 Indonesia Contoh Asnawi dan Arhan

Shin Tae-yong Minta Timnas U20 Indonesia Contoh Asnawi dan Arhan

Liga Indonesia
Piala Dunia Antarklub 2022: Real Madrid Tak Diperkuat Benzema dan Courtois

Piala Dunia Antarklub 2022: Real Madrid Tak Diperkuat Benzema dan Courtois

Liga Spanyol
Dikerjai Wasit, Madura United Marah dan Layangkan Protes Keras kepada PSSI

Dikerjai Wasit, Madura United Marah dan Layangkan Protes Keras kepada PSSI

Liga Indonesia
Gempa Turkiye, Mantan Pemain Newcastle United Terjebak di Reruntuhan

Gempa Turkiye, Mantan Pemain Newcastle United Terjebak di Reruntuhan

Sports
Jadwal Liga 1, PSIS Vs Persebaya dan Persita Vs Persija Ditunda

Jadwal Liga 1, PSIS Vs Persebaya dan Persita Vs Persija Ditunda

Liga Indonesia
Piala Dunia U20 2023 Indonesia, 6 Stadion dalam Pantauan FIFA

Piala Dunia U20 2023 Indonesia, 6 Stadion dalam Pantauan FIFA

Sports
Laga Persita Vs Persija Dipastikan Batal Digelar

Laga Persita Vs Persija Dipastikan Batal Digelar

Liga Indonesia
Pernyataan Resmi Man City Usai Didakwa Lebih dari 100 Pelanggaran Aturan Finansial

Pernyataan Resmi Man City Usai Didakwa Lebih dari 100 Pelanggaran Aturan Finansial

Sports
Daftar Lengkap Calon Ketua Umum, Waketum, dan Anggota Exco PSSI

Daftar Lengkap Calon Ketua Umum, Waketum, dan Anggota Exco PSSI

Liga Indonesia
Alasan Arema FC Tunjuk Putu Gede Sebagai Nahkoda Baru

Alasan Arema FC Tunjuk Putu Gede Sebagai Nahkoda Baru

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+