Persib Vs Semen Padang, Ezechiel N'Douassel Masih Menghilang

Kompas.com - 17/09/2019, 16:20 WIB
Penyerang Persib Bandung, Ezechiel NDouassel. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPenyerang Persib Bandung, Ezechiel NDouassel.

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung dipastikan tidak akan diperkuat Ezechiel N'Douassel dan Febri Hariyadi saat berhadapan dengan Semen Padang pada pekan ke-19 Liga 1 2019.

Febri dipastikan absen dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (19/9/2019) itu karena terkena akumulasi kartu kuning.

Sementara N'Douassel sampai saat ini masih belum diketahui keberadaannya.

N'Douassel sebelumnya izin untuk memperkuat negaranya, Chad, pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika, menghadapi Sudan.

N'Douassel sempat dikabarkan tiba di Indonesia pada Jumat (13/9/2019) malam WIB., atau sehari sebelum laga Tira-Persikabo vs Persib.

Baca juga: PT LIB Segera Tindak Lanjuti Kasus Penyerangan Bus Persib

Akan tetapi, sampai dengan saat ini penyerang 31 tahun itu belum juga sampai di Bandung.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, belum mendapatkan kabar lanjutan mengenai N'Douassel.

Dia mengaku hilang kontak dengan N'Douassel sejak beberapa hari lalu.

Situasi tersebut tentu saja membuatnya cemas. Robert mengaku khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan menimpa pemainnya itu.  

"Saya belum mendapatkan kabar apapun. Prioritas pertama saya adalah keselamatan pemain, jika memang belum ada kabar, saya harap tidak terjadi apapun terhadap pemain saya di perjalanan atau hal lainnya," kata Robert, di Graha Persib, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019).

Apa yang dilakukan N'Douassel sejatinya masuk dalam tindakan indisipliner.

Sebab dia belum juga kembali ke tim, sampai masa izinnya berakhir.

Akan tetapi, Robert tidak mau membicarakan tindakan dirinya dan Persib terkait pelanggaran disiplin yang dilakukan N'Douassel lantaran kasusnya berbeda.

Sampai dengan saat ini Robert tidak mengetahui keberadaan N'Douassel.

Oleh karena itu, Robert hanya bisa berharap dan berdoa agar N'Douassel bisa cepat kembali ke Bandung.

"Jadi, pemikiran pertama saya adalah saya berdoa agar tidak ada hal buruk terjadi. Dan berikutnya, kita lihat nanti ketika dia sudah kembali," ujar pelatih 64 tahun itu.

Omid Nazari Masih Diragukan Tampil

Selain Febri dan N'Douassel, Persib juga terancam tak akan diperkuat Omid Nazari.

Pemain asal Filipina itu mengalami luka serius di bagian keningnya, akibat insiden pelemparan bus Persib oleh oknum suporter tak bertanggung jawab.

Baca juga: Persib Bandung Vs Semen Padang, Kabau Sirah Datangkan 7 Pemain Baru

Luka yang dialami Nazari cukup parah, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan sembilan jahitan untuk menghentikan pendarahan di keningnya itu.

Dalam dua hari masa persiapan menghadapi Semen Padang, Nazari sebenarnya sudah ikut berlatih.

Akan tetapi, Robert belum bisa memberikan garansi main kepada Nazari, karena masih ada darah yang mengucur dan terjadi pembengkakan di keningnya.  

"Omid dalam latihan pagi tadi terlihat bagus. Tapi masih ada sedikit pembengkakan dan ada darah mengucur," kata Robert.

Tim Pelatih dan dokter tim Persib masih akan terus memantau perkembangan Nazari hingga Selasa pagi.

Apabila tidak terjadi infeksi di bagian kepalanya yang terluka, Nazari bisa diturunkan Persib.

Akan tetapi bila terjadi infeksi, Robert tidak mau ambil risiko dan memilih untuk mengistirahatkannya.  

"Kami masih harus memonitor dia. Jika masih ada pembengkakan dia tidak bisa bermain, tapi sejauh ini tidak ada infeksi dan dan kalau besok semua berjalan sesuai rencana, dia akan bermain," tegas dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X