Kompas.com - 16/09/2019, 18:40 WIB
Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy saat menyaksikan skuad asuhannya pada laga Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/Garry LotulungPelatih timnas Indonesia Simon McMenemy saat menyaksikan skuad asuhannya pada laga Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (9/5/2019).

KOMPAS.com - Meski tim nasional Indonesia menelan dua kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022, sang pelatih Simon McMenemy tetap mendapatkan dukungan.

Dukungan itu datang dari 2 legenda sepak bola nasional, yakni Peri Sandria dan Budi Sudarsono.

Peri Sandria, yang merupakan penyerang timnas Indonesia saat meraih medali emas SEA Games 1991, meyakini bahwa Simon McMenemy perlu diberikan waktu untuk membenahi skuadnya.

Baca juga: 26 Atlet Bakal Tampil di Kejuaraan Dunia Badminton Junior 2019

"Simon harus diberikan kesempatan melanjutkan tugasnya. Saya tahu dia pelatih bagus," ujar Peri Sandria, seperti dikutip dari Antara, Senin (16/9/2019).

Lebih lanjut, Peri menyebut bahwa McMenemy adalah juru taktik yang memiliki program terukur dan direncanakan dengan baik.

Dia mengetahui persis hal itu karena pernah menjadi asisten McMenemy saat menangani klub Pelita Bandung Raya pada tahun 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Simon usianya memang masih muda, tetapi pengalamannya lumayan banyak," kata Peri yang pernah memegang rekor pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia pada 1994-1995 (34 gol).

Menurut Peri, saat ini yang diperlukan timnas Indonesia adalah kekompakan antarpemain di dalam dan luar lapangan.

Selain itu, tentu saja memperdalam penguasaan taktik serta strategi pelatih.

Legenda timnas lainnya, Budi Sudarsono, menilai bahwa terlalu riskan jika PSSI buru-buru melakukan pergantian pelatih.

Halaman:


Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.