Catatan Susy Susanti untuk Pemain Elite pada China Open 2019

Kompas.com - 16/09/2019, 13:36 WIB
Kabid Binpres PP PBSI, Susy Susanti saat ditemui awak media di PP PBSI, Selasa (16/4/2019). Farahdilla PuspaKabid Binpres PP PBSI, Susy Susanti saat ditemui awak media di PP PBSI, Selasa (16/4/2019).

KOMPAS.com - Turnamen China Open 2019 BWF World Tour Super 1.000 akan mulai bergulir pada Selasa (17/9/2019) hingga 22 September 2019.

Indonesia mengirim 15 wakilnya yang disebar dalam setiap nomor. Tujuh di antaranya masuk daftar unggulan dalam kompetisi level Super 1.000 tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, memberi catatan kepada para pemain elite untuk terus fokus berburu poin jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Ya, China Open 2019 ini termasuk satu tantangan bagi para wakil Indonesia untuk meraih tiket bermain di Tokyo tahun depan.

Baca juga: China Open 2019, Jonatan Christie Langsung Lakoni Perang Saudara

PBSI sudah mulai memantau penghitungan poin sejak April 2019 dan akan selesai hingga 26 April 2020.

Selain poin, motivasi lainnya tentu jumlah hadiah yang sangat besar dalam turnamen tersebut. Total hadiah yang diperebutkan senilai 1 juta dollar AS atau setara dengan Rp 14 miliar.

Menurut Susy, kesempatan besar meraih gelar juara ada pada sektor ganda putra. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berpotensi menjadi yang terbaik.

Namun, dirinya menyebutkan ada kesempatan besar lain pada nomor ganda campuran dan tunggal putra.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung China Open 2019 di TVRI, Mulai 18 September

Hanya saja, dari penilaian Susy, performa para pemain di sektor tersebut belum stabil.

"Saat ini yang paling stabil memang ganda putra, tetapi ada beberapa sektor yang punya kesempatan yaitu ganda campuran dan tunggal putra," ujarnya dikutip dari laman resmi Badminton Indonesia.

"Pada China Open Super 1.000 tahun lalu, Asian Games 2018, kita kan juga bisa dapat gelar dari tunggal putra," kata wanita yang jadi legenda bulu tangkis Indonesia ini.

Ungkapan belum stabil tersebut dinilai dari motivasi untuk menang dan daya juang di lapangan masih kurang greget.

Baca juga: China Open 2019, Marcus/Kevin Ditantang Runner-up Kejuaraan Dunia 2019

"Ganda campuran pun waktu itu bisa mengalahkan yang juara. Tetapi kalau ketemu yang nggak juara, masih kalah juga," beber Susy.

"Jadi masih belum konsisten, belum yakin. Sebetulnya kematangan pemain itu bisa tertempa dari pertandingan demi pertandingan, banyak pengalaman dan pembelajaran," sambungnya.

Saat ini penghitungan poin ke Olimpiade Tokyo 2020 semakin sempit dan akan berhenti pada kejuaraan Badminton Asia Championships 2020 bulan April mendatang.

Baca juga: Hendra Setiawan Ungkap Target di China Open 2019

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Absen Satu Bulan bersama Real Madrid, Gareth Bale Kini Siap Bela Wales

Absen Satu Bulan bersama Real Madrid, Gareth Bale Kini Siap Bela Wales

Internasional
Rodrygo Goes Berkesempatan Debut bersama Timnas Brasil Saat Kontra Argentina

Rodrygo Goes Berkesempatan Debut bersama Timnas Brasil Saat Kontra Argentina

Liga Spanyol
15 Pemain Pilar Absen dalam Laga Akbar Persib Bandung Vs Arema FC

15 Pemain Pilar Absen dalam Laga Akbar Persib Bandung Vs Arema FC

Liga Indonesia
Hong Kong Open 2019, Tunggal Putra Diharapkan Perbaiki Inkonsistensi

Hong Kong Open 2019, Tunggal Putra Diharapkan Perbaiki Inkonsistensi

Olahraga
Van Dijk: Kegagalan Jadi Motivasi Liverpool Hilangkan Kutukan The Next Year

Van Dijk: Kegagalan Jadi Motivasi Liverpool Hilangkan Kutukan The Next Year

Liga Inggris
Penggemar Klub Bundesliga Mainz 05 di Indonesia Akan Gelar Deklarasi

Penggemar Klub Bundesliga Mainz 05 di Indonesia Akan Gelar Deklarasi

Bundesliga
Jadwal dan Link Live Streaming Hari Pertama Hong Kong Open 2019

Jadwal dan Link Live Streaming Hari Pertama Hong Kong Open 2019

Olahraga
Napoli Beri Kesempatan Ancelotti Dua Laga untuk Buktikan Diri

Napoli Beri Kesempatan Ancelotti Dua Laga untuk Buktikan Diri

Liga Italia
Bukan Pebalap Terbaik, Hamilton Hanya Dianggap Duta F1

Bukan Pebalap Terbaik, Hamilton Hanya Dianggap Duta F1

Olahraga
Aksi Son Heung-min Jelang Tottenham Vs Sheffield Dapat Pujian

Aksi Son Heung-min Jelang Tottenham Vs Sheffield Dapat Pujian

Liga Inggris
Hanya Cedera Hebat yang Bisa Gagalkan Liverpool Juara Liga Inggris

Hanya Cedera Hebat yang Bisa Gagalkan Liverpool Juara Liga Inggris

Liga Inggris
Perempuan Arab Saudi Diizinkan Tonton Piala Super Spanyol di Stadion

Perempuan Arab Saudi Diizinkan Tonton Piala Super Spanyol di Stadion

Liga Spanyol
3 Pemain Harimau Malaya Dicoret Jelang Malaysia Vs Indonesia

3 Pemain Harimau Malaya Dicoret Jelang Malaysia Vs Indonesia

Liga Indonesia
Ditawar Ducati, Marquez Tetap Ingin Bertahan di Repsol Honda

Ditawar Ducati, Marquez Tetap Ingin Bertahan di Repsol Honda

Olahraga
Jadwal Liga 1 dan Link Live Streaming Persib Bandung Vs Arema FC

Jadwal Liga 1 dan Link Live Streaming Persib Bandung Vs Arema FC

Jadwal dan Klasemen
komentar di artikel lainnya
Close Ads X