MotoGP 2019, Rossi Ungkap Kelemahan Motornya sehingga Kalah Bersaing

Kompas.com - 16/09/2019, 12:21 WIB
Monster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi rides his motorbike during the Moto GP race of the British Grand Prix at Silverstone circuit in Northamptonshire, central England, on August 25, 2019. (Photo by Adrian DENNIS / AFP) AFP/ADRIAN DENNISMonster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi rides his motorbike during the Moto GP race of the British Grand Prix at Silverstone circuit in Northamptonshire, central England, on August 25, 2019. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)

KOMPAS.com - Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, masih merasakan ada beberapa kelemahan pada motornya selepas melakoni balapan MotoGP San Marino 2019.

Valentino Rossi menyelesaikan balapan MotoGP San Marino 2019 di Sirkuit Misano, Minggu (15/9/2019), di urutan keempat.

Hasil itu memang lebih baik ketimbang posisi start. Sebab, pebalap dengan julukan The Doctor ini memulai balapan dari urutan ketujuh.

Namun tak bisa disangkal, motor YZR-M1 milik Rossi tak mampu bersaing meraih podium.

Rider Italia itu tak bisa mengejar tiga pebalap di depannya yakni Marc Marquez (Repsol Honda), Fabio Quartararo, (Petronas Yamaha SRT), dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP).

Baca juga: MotoGP San Marino, Valentino Rossi Merasa Tertantang

Rossi bahkan terpaut 11 detik dari rekan setimnya, Vinales, yang finis di posisi ketiga. Hasil ini membuat Rossi merasa kecewa.

Terlebih setelah timnya melakukan perbaikan pada beberapa aspek motor YZR-M1 yang dia tunggangi.

Rossi pun mengatakan bahwa masih ada sejumlah kelemahan yang harus segera diatasi demi membawanya kembali kompetitif pada sisa balapan MotoGP 2019.

"Setelah jeda paruh musim, kami telah melakukan pengembangan dengan memodifikasi keseimbangan motor kami," kata Rossi, dilansir BolaSport.com dari Motorsport.

"Kami merasa jauh lebih baik jika dibandingkan pada paruh pertama musim ini, tetapi itu semua tidak cukup," ucap Rossi lagi.

Salah satu kelemahan itu adalah aspek akselerasi dan juga daya cengkeram yang masih sangat kurang dari kata maksimal sehingga menghambat performanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X