Kompas.com - 14/09/2019, 12:30 WIB
|

KOMPAS.com – Pebalap MotoGP Jorge Lorenzo menanggapi kritik pernyataan orang nomor satu di timnya, Repsol Honda, Alberto Puig.

Alberto Puig mengkritik penampilan Jorge Lorenzo yang gaya balapannya dinilai terlalu berhati-hati.

Hal itulah yang kemudian dianggap Puig menjadi permasalahan Lorenzo dalam persaingan gelar juara kelas MotoGP.

Mendengar hal tersebut, pebalap asal Spanyol itu mengaku tak habis pikir dengan kritik yang dilayangkan Puig kepada dirinya.

Baca juga: Quartararo Asapi Marquez di FP1 MotoGP San Marino

Dilansir dari Crash, Sabtu (14/9/2019), Jorge Lorenzo menilai kritik tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Dia berpendapat alasan utama dari penurunan performanya ialah cedera, bukan karena kurang berani mengambil risiko.

"Saya tidak habis pikir bagaimana mungkin seseorang bisa mengatakan bahwa saya tidak mengambil risiko dengan motor, sementara saya baru saja mengalami cedera?" tutur Lorenzo, dikutip dari Crash.

Lorenzo memang sedang dalam penanganan khusus setelah mengalami cedera punggung yang cukup serius seusai mengalami insiden pada sesi latihan bebas MotoGP Belanda 2019 akhir Juni lalu.

Baca juga: MotoGP, Rossi Dipaksa Kerja Keras di Tengah Penampilan Quartararo

Akibat cedera itu, Lorenzo pun harus menepi sekitar dua bulan dan terpaksa melewatkan empat seri balap MotoGP musim ini.

Saat kembali tampil pada MotoGP Inggris 2019 di Sirkuit Silverstone akhir bulan lalu, Lorenzo hanya bisa finis di urutan ke-14.

Meski mendapatkan kritik dari Puig, Lorenzo tetap menghormati pernyataan dari bosnya tersebut.

Dirinnya juga sedang berjuang untuk kembali ke peforma terbaiknya seperti beberapa musim sebelumnya.

"Bagaimanapun dia atasan saya, dan beliau tahu banyak soal motor dan dunia MotoGP," kata Lorenzo.

"Mungkin ini masukan bagi saya. Saya berusaha terlalu keras sebelum benar-benar memahami kemampuan motor saya," kata pebalap berusia 32 tahun.

Hingga seri balap ke-12 MotoGP 2019, Lorenzo masih belum bisa menunjukkan performa terbaiknya bersama Repsol Honda.

Padahal, dia direkrut tim pabrikan Jepang itu untuk menambah peluang meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Terlebih lagi, Lorenzo merupakan rider dengan predikat tiga gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2010, 2013, dan 2015.

Baca juga: Jadwal MotoGP San Marino Akhir Pekan Ini

Akhir pekan ini, Lorenzo akan kembali turun ke trek balapan pada MotoGP San Marino 2019.

Musim lalu, Lorenzo yang masih membalap untuk tim Ducati mampu meraih pole position dan finis di urutan kedua pada akhir balapan.

Adapun sesi balapan MotoGP dijadwalkan berlangsung pada Minggu (15/9/2019) mulai pukul 19.00 WIB. (Agustinus Rosario)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Final Piala AFF U16 2022

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Final Piala AFF U16 2022

Liga Indonesia
Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Liga Indonesia
Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Badminton
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Sports
Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Liga Indonesia
Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Sports
Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Sports
Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Liga Indonesia
5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Sports
Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Liga Indonesia
Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.