Statuta Baru, Calon Ketum Harus Aktif 5 Tahun di Lingkungan PSSI

Kompas.com - 13/09/2019, 12:40 WIB
Logo PSSI. DOK. PSSILogo PSSI.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI punya syarat baru soal pencalonan ketua umum dan wakil ketua umum periode 2019-2023, yakni aktif sebagai anggota PSSI.

Pada periode sebelum-sebelumnya, para bakal calon bisa maju dengan membuktikan berkecimpung di dunia sepak bola selama lima tahun.

Kali ini bakal calon harus punya riwayat aktif mengurus sepak bola di lingkungan PSSI alias bukan sekadar aktif di kegiatan sepak bola.

Meski begitu, syarat minimal pembuktian aktif di lingkungan sepak bola dalam hal ini di PSSI masih sama, yakni lima tahun.

Baca juga: 6 Klub dan 5 Asprov di Kalimantan Dukung Iwan Bule Jadi Ketum PSSI

"Syarat yang paling basic itu beraktivitas di lingkungan PSSI minimal lima tahun, tanpa harus berturut-turut," kata Ketua Komite Pemilihan (KP), Syarif Bastaman, Kamis (12/9/2019).

"Itu aturan baru dalam statuta PSSI yang diputuskan pada KLB (Kongres Luar Biasa) di Ancol pada Juli lalu," ujarnya.

"Ukurannya adalah dari pernyataan dukungan voters karena mereka akan dicalonkan anggota PSSI yang anggota lebih dari 700," katanya.

Dengan begitu, ada kemungkinan beberapa bakal calon yang tak memenuhi syarat dengan munculnya aturan tersebut.

Misalnya, pasangan Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi (ABDI) yang baru mendeklarasikan diri pada Senin (9/9/2019).

Baca juga: Maju Jadi Ketum PSSI, Arif Wicaksono Gandeng CEO Bandung Premier League

Arif Putra selama ini dikenal sebagai CEO Nine Sport Inc, sedangkan Doni Setiabudi adalah CEO Bandung Premier League.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X