PB PMS Khawatir Pembinaan Atlet Jateng Terganggu Jika Audisi Djarum Berhenti

Kompas.com - 10/09/2019, 07:40 WIB
Rangkaian Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, berakhir pada Minggu (9/9) siang. Sebanyak 50 peserta dinyatakan lolos Babak Grand Final dan akan memasuki Tahap Karantina mulai 10 hingga 15 September 2018 Rangkaian Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, berakhir pada Minggu (9/9) siang. Sebanyak 50 peserta dinyatakan lolos Babak Grand Final dan akan memasuki Tahap Karantina mulai 10 hingga 15 September 2018

KOMPAS.com - Persatuan Bulu Tangkis Perkumpulan Masyarakat Solo (PB PMS) khawatir penghentian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dapat mengganggu pembinaan atlet badminton di Jawa Tengah (Jateng).

Selama ini, sekolah bulu tangkis PB Djarum yang bermarkas di Kudus, menjadi sasaran para pebulu tangkis usia senior Jateng untuk menuju pelatnas, termasuk atlet binaan PB PMS.

Sebab, PB Djarum adalah satu-satunya pusat pendidikan dan latihan bulu tangkis (pusdiklat) di Jateng yang menampung atlet-atlet usia senior.

Sebelumnya, PB PMS juga mengadakan pusdiklat bulu tangkis. Namun, karena biaya yang terlalu tinggi, Pusdiklat PB PMS akhirnya ditutup.

PB PMS memilih fokus pada pembinaan atlet usia dini untuk kemudian disalurkan ke PB Djarum saat mulai memasuki usia junior atau senior.

"Biaya pusdiklat senior itu tidak murah, contohnya yang terasa adalah untuk pemakaian shuttlecock," kata Wakil Ketua Umum PMS, Sumartono Hadinoto, kepada Kompas.com, Senin (9/9/2019).

Baca juga: KPAI Yakin Ada Solusi soal Audisi Djarum jika Semua Berpikir Jernih

"Kami menutup pusdiklat sekitar dua atau tiga tahun lalu dan fokus pada pembinaan atlet usia dini. Kami lalu menyalurkan atlet ke PB Djarum yang menjadi jembatan menuju pelatnas," tutur dia melanjutkan.

Menurut Sumartono, selama ini, keberadaan PB Djarum sangat penting dalam keberlanjutan pembinaan atlet badminton di Indonesia, khususnya di Jateng sendiri.

"Setahu saya, di Indonesia hanya ada enam pusdiklat bulu tangkis, untuk Jawa Tengah kini hanya ada PB Djarum," ujar dia.

PB Djarum resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menyelenggarakan audisi bulu tangkis mulai tahun depan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X