KPAI Yakin Ada Solusi soal Audisi Djarum jika Semua Berpikir Jernih

Kompas.com - 09/09/2019, 22:44 WIB
Ketua KPAI Susanto di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKetua KPAI Susanto di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

KOMPAS.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, meyakini bahwa akan ada solusi dari polemik terkait audisi klub bulu tangkis PB Djarum.

Pernyataan itu disampaikan Susanto dalam program acara di salah satu stasiun televisi swasta pada Senin (9/9/2019) petang.

Sejauh ini, baik KPAI maupun PB Djarum memang masih sama-sama berpatokan pada argumentasi mereka masing-masing.

Baca juga: Indonesia Vs Thailand, Pelatih Lawan dalam Tekanan karena Blunder

"Kita semua harus berpikir jernih, polemik ini perlu diakhiri. Saya kira kalau semua berpikir jernih, insya Allah solusinya akan ditemukan," ujar Susanto.

"Insya Allah kalau semuanya cooling down dan kita berpikir untuk kebaikan anak dan generasi ke depan, insya Allah akan tercapai."

KPAI meminta audisi bulu tangkis berjalan tanpa sedikitpun melibatkan identitas Djarum yang dianggap mengacu kepada produk rokok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika audisi masih bermuatan identitas Djarum, KPAI menganggap pihak Djarum Foundation atau PB Djarum telah melakukan eksploitasi anak terkait brand image rokok.

Berdasarkan penjelasan KPAI, hal itu telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Sementara itu, Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa PB Djarum (Djarum Badminton Club) bukanlah produk rokok, melainkan sekadar klub bulu tangkis.

Yoppy menyatakan bahwa antara PB Djarum dan produk rokok Djarum adalah dua hal berbeda meski berada dalam satu entitas.

Oleh karena perbedaan pendapat itu, pihak Djarum Foundation akhirnya memutuskan untuk tidak mengadakan audisi pada tahun depan.

Djarum Foundation merasa harus mengambil keputusan itu karena tidak ingin melanggar undang-undang yang berlaku.

"Kami ini ingin menaati undang-undang. Jadi jangan sebut kami anak kecil, anak cengeng, dan sebagainya," tutur Yoppy.

Lebih lanjut, Yoppy menyatakan bahwa nama PB Djarum tidak akan bisa diubah karena sudah menjadi roh dari klub bulu tangkis itu sejak 1969.

Ia pun menyebut nama PB Djarum menjadi kebanggaan bagi para pebulu tangkisnya, baik yang masih aktif maupun alumni.

Baca juga: Ryan Giggs Dibilang Menghancurkan Satu Generasi Sepak Bola Wales

Audisi Djarum berlangsung sejak tahun 2006 dan biasanya digelar di beberapa kota di Indonesia.

Dari audisi itu, muncul sejumlah pebulu tangkis andal, salah satu contohnya adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Kevin merupakan pemain ganda putra nomor satu dunia bersama rekannya dari PB Jaya Raya, Marcus Fernaldi Gideon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Liga Champions Grup G: Lolos dari Grup Tersengit, Lille dan Salzburg ke 16 Besar

Hasil Liga Champions Grup G: Lolos dari Grup Tersengit, Lille dan Salzburg ke 16 Besar

Sports
Jadwal Piala AFF 2020, Hari Ini Timnas Indonesia Vs Kamboja

Jadwal Piala AFF 2020, Hari Ini Timnas Indonesia Vs Kamboja

Liga Indonesia
Hasil Benfica Vs Dynamo Kyiv - Bukan Barca, Benfica Temani Bayern ke 16 Besar

Hasil Benfica Vs Dynamo Kyiv - Bukan Barca, Benfica Temani Bayern ke 16 Besar

Liga Champions
Hasil Man United Vs Young Boys: Gagal Jaga Keunggulan, Setan Merah Petik Seri

Hasil Man United Vs Young Boys: Gagal Jaga Keunggulan, Setan Merah Petik Seri

Liga Champions
Hasil Bayern Muenchen Vs Barcelona: Kalah 0-3, Barca Tersingkir

Hasil Bayern Muenchen Vs Barcelona: Kalah 0-3, Barca Tersingkir

Sports
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions: Bayern Muenchen Depak Barcelona

Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions: Bayern Muenchen Depak Barcelona

Sports
Ketika BWF Kecewa Indonesia Mundur dari BWF World Championship 2021...

Ketika BWF Kecewa Indonesia Mundur dari BWF World Championship 2021...

Badminton
UEFA Resmi Tunda Laga Atalanta Vs Villarreal

UEFA Resmi Tunda Laga Atalanta Vs Villarreal

Liga Champions
Jadwal Timnas Indonesia Vs Kamboja, Perjuangan Piala AFF Mulai Hari Ini

Jadwal Timnas Indonesia Vs Kamboja, Perjuangan Piala AFF Mulai Hari Ini

Liga Indonesia
Real Madrid Tak Khawatirkan Lawan 16 Besar Liga Champions, Siap Juara

Real Madrid Tak Khawatirkan Lawan 16 Besar Liga Champions, Siap Juara

Liga Champions
Babak Pertama Man United Vs Young Boys - Tercipta 2 Gol Indah

Babak Pertama Man United Vs Young Boys - Tercipta 2 Gol Indah

Liga Champions
Babak 1 Bayern Vs Barcelona: Tuan Rumah Unggul 2-0, Barca Terancam Gagal ke 16 Besar

Babak 1 Bayern Vs Barcelona: Tuan Rumah Unggul 2-0, Barca Terancam Gagal ke 16 Besar

Sports
PSG Finis Runner Up Grup Liga Champions, Tak Peduli Lawan di 16 Besar

PSG Finis Runner Up Grup Liga Champions, Tak Peduli Lawan di 16 Besar

Liga Champions
Hasil Liga Champions: Kemenangan Chelsea Buyar, Juventus Juara Grup!

Hasil Liga Champions: Kemenangan Chelsea Buyar, Juventus Juara Grup!

Liga Champions
Hasil Zenit Vs Chelsea 3-3: Gol Tercepat Tak Berarti,  Juara Bertahan Jadi Runner Up Grup

Hasil Zenit Vs Chelsea 3-3: Gol Tercepat Tak Berarti, Juara Bertahan Jadi Runner Up Grup

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.