Kompas.com - 09/09/2019, 12:00 WIB
Para peserta mengikuti tahap screening pada hari pertama pelaksanaan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Sasana Krida GOR Satria, Purwokerto, Minggu (8/9/2019) KOMPAS.com/FAISHAL RAIHANPara peserta mengikuti tahap screening pada hari pertama pelaksanaan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Sasana Krida GOR Satria, Purwokerto, Minggu (8/9/2019)

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Setelah sukses digelar di Bandung, Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 mampir di kota kedua, yakni Purwokerto.

Audisi Umum kembali digelar di Purwokerto karena wilayah ini dikenal sebagai lumbung bibit-bibit pebulutangkis berkualitas dan banyak melahirkan legenda-legenda bulu tangkis dunia.

Bertempat di Sasana Krida GOR Satria, Minggu (8/9/2019), rangkaian Audisi Umum seri Purwokerto resmi dibuka.

Baca juga: 50 Tahun Perjalanan PB Djarum, 11 Atlet Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Opening Ceremony yang turut dihadiri sederet legenda bulu tangkis Indonesia dan tim pencari bakat PB Djarum disambut antusias oleh seluruh peserta.

Sejumlah catatan menarik pun turut menyertai perjalanan Audisi Djarum pada hari perdana.

Berikut Kompas.com sajikan 5 fakta Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 Purwokerto pada hari pertama pelaksanaan:

1. Jumlah peserta meningkat

Salah seorang atlet muda berdoa jelang pembukaan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi.DOK. PB DJARUM Salah seorang atlet muda berdoa jelang pembukaan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi.

Tahun lalu di kota yang sama, jumlah pendaftar mencapai angka 753 peserta.

Setahun kemudian, pada "edisi pamit" Audisi Umum di Purwokerto ini, sebanyak 904 pebultangkis belia berpartisipasi.

Baca juga: Dari Tudingan KPAI hingga Penghentian Audisi PB Djarum

Kabupaten Banyumas menjadi penyumbang peserta terbanyak, yakni 211 atlet.

Disusul Kabupaten Kebumen dengan 103 atlet, Kabupaten Cilacap (97), Kabupaten Purbalingga (94), dan Kabupaten Brebes (95).

2. Peserta termuda

Elvincent Keith Oceans, 4 tahun, salah seorang peserta yang mengikuti Tahap Screening Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi.DOK. PB DJARUM Elvincent Keith Oceans, 4 tahun, salah seorang peserta yang mengikuti Tahap Screening Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi.

Mungkin tak banyak anak-anak dibawah usia 5 tahun sudah mempunyai tekad yang kuat untuk mengejar mimpinya.

Namun, tidak untuk Elvincent Keith Oceans, atau yang akrab disapa Vincent.

Baca juga: Mohammad Ahsan Yakin PB Djarum Hanya Ingin Bantu Pembibitan Atlet

Anak yang baru berusia 4 tahun itu mengaku mengikuti ajang pencarian bakat atlet muda ini, karena ingin mengejar mimpinya menjadi seorang pemain bulu tangkis hebat.

"Aku ingin jadi pemain bulu tangkis yang hebat," ujar anak kelahiran Purwokerto, 12 Februari 2015 itu, ketika dihampiri saat mengikuti acara pembukaan audisi umum.

3. Peserta terjauh

Salah satu peserta Audisi PB Djarum 2019 Purwokerto, Chelsea Marvelyn Istanto, berasal dari Merauke, Papua. DOK. PB DJARUM Salah satu peserta Audisi PB Djarum 2019 Purwokerto, Chelsea Marvelyn Istanto, berasal dari Merauke, Papua.

Dari belahan timur Indonesia, datang seorang peserta asal Kabupaten Merauke, Chelsea Marvelyn Istanto, yang mengikuti Audisi Umum pada keteogri U-13 Putri di Kota Satria ini.

Pada tahun 2018, Chelsea pernah menjajal kemampuan melalui Audisi Umum di Kota Manado.

Tak patah arang meskipun tahun lalu langkahnya terhenti di babak semifinal, Chelsea kembali mencoba meraih beasiswa bulu tangkis dari Djarum Foundation, melalui Audisi Umum di Purwokerto pada tahun ini.

Baca juga: Liliyana Sebut Audisi PB Djarum adalah Jalan Menuju Pentas Dunia

"Senang bisa ikut audisi dan bertemu dengan banyak atlet dari berbagai daerah," kata gadis kelahiran Merauke pada 10 Mei 2007 ini.

"Memang sedikit tegang karena lawan-lawannya bagus di sini, tapi saya punya harapan besar untuk dapat masuk PB Djarum. Harus yakin dan optimis," Chelsea menambahkan.

4. Unsur "Djarum" dikurangi

Pelaksanaan hari pertama Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Satria, Purwokerto, Minggu (8/9/2019). KOMPAS.com/FAISHAL RAIHAN Pelaksanaan hari pertama Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Satria, Purwokerto, Minggu (8/9/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com dari venue Audisi Umum, ada beberapa hal berbeda yang ditemukan.

Tulisan Djarum yang biasanya terpampang di jersey peserta, kini dihilangkan.

Audisi yang sebelumnnya dikenal sebagai Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis pun kini bertajuk Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis saja, tanpa ada unsur "Djarum" di dalamnya.

Namun demikian, masih terdapat unsur "Djarum" di tempat seleksi pebulu tangkis usia dini tersebut.

Baca juga: 206 Peserta Lolos Tahap Screening Audisi PB Djarum 2019 Purwokerto

Nama Djarum masih ada di nomor punggung peserta yang berusia kanak-kanak.

Selain itu, tulisan Djarum Foundation masih ada di papan sponsor lapangan bulu tangkis GOR Satria.

Kaos yang dipakai panitia dan para legenda bulu tangkis Indonesia yang hadir pun masih terdapat tulisan "Djarum Badminton Club".

5. 206 peserta lolos tahap screening

Luapan gembira para peserta yang lolos Tahap Screening Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) petang.DOK. PB DJARUM Luapan gembira para peserta yang lolos Tahap Screening Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) petang.

Dari Tahap Screening yang berakhir pada Minggu (8/9/2019) malam, Tim Pencari Bakat PB Djarum yang diketuai Christian Hadinata, meloloskan 206 peserta

Mereka terdiri dari 64 peserta di kelompok usia U-11 Putra, 52 peserta (U-11 Putri), 64 peserta (U-13 Putra), dan 26 peserta (U-13 Putri).

206 peserta yang lolos tahap screening kembali bertarung di tahap turnamen yang menggunakan sistem gugur hari ini, Senin (9/9/2019).

Baca juga: Erick Thohir Akan Cari Jalan Tengah soal Polemik Audisi PB Djarum

Rangkaian seri Audisi Beasiswa Bulu Tangkis 2019 Purwokerto akan berakhir pada Selasa (10/9/2019).

Para peserta dituntut menunjukkan bakat terbaik mereka guna menjaga peluang meraih Super Tiket menuju tahap Final Audisi di Kudus pada 20-22 November 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Sports
Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Sports
Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Liga Italia
Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah  0-4 dari Thailand

Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-4 dari Thailand

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Liga Indonesia
Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Liga Indonesia
4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

Sports
Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
Selain GMC, 3 Klub Ini Berlaga di Turnamen Bola Basket Putri Cirebon

Selain GMC, 3 Klub Ini Berlaga di Turnamen Bola Basket Putri Cirebon

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
Iba dengan Bayaran di UFC, Tyson Fury Tantang Ngannou ke Ring Tinju

Iba dengan Bayaran di UFC, Tyson Fury Tantang Ngannou ke Ring Tinju

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.