Kompas.com - 09/09/2019, 10:56 WIB
Pebulu tangkis ganda putri Jepang Sayaka Hirota dan Yuki Fukushima saat melawan ganda putri Jepang Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Yuki dan Sayaka berhasil menjadi juara usai mengalahkan Misaki dan Ayaka dengan 21-16, 21-18. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPebulu tangkis ganda putri Jepang Sayaka Hirota dan Yuki Fukushima saat melawan ganda putri Jepang Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Yuki dan Sayaka berhasil menjadi juara usai mengalahkan Misaki dan Ayaka dengan 21-16, 21-18.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PB Djarum mengumumkan bahwa mereka tak akan lagi mengadakan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang biasanya diadakan setiap tahun.

Hal itu untuk merespons tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai PB Djarum memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

KPAI meminta agar Djarum tak menggunakan nama produknya itu untuk semua kegiatan audisi.

Hal itu mengacu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Peraturannya telah melarang bahwa perusahaan rokok dalam menyelenggarakan kegiatan dilarang menampilkan logo, merek, atau brand image produk tembakau," kata Ketua KPAI, Susanto kepada wartawan, Minggu (8/9/2019).

Jika berkaca pada event Indonesia Open, pelarangan iklan rokok tak mengganggu jalannya event olahraga bergengsi itu.

Djarum tercatat terakhir kali menjadi sponsor utama Indonesia Open pada tahun 2013.

Sejak 2014 sampai 2019, ajang tersebut secara bergantian disponsori BCA dan Blibli.

Baca juga: Dukung KPAI, YLKI Kritik Menpora yang Tetap Dukung Audisi PB Djarum

Meski saling berhubungan, BCA dan Blibli tentu bukanlah brand rokok seperti halnya Djarum.

Kompas.com mencoba menanyakan mengenai opsi tersebut ke Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, pada Senin (9/9/2019).

Yoppy mengawali penjelasannya dengan menyatakana bahwa Djarum Foundation bukanlah produk rokok.

Ia menolak penilaian KPAI yang selama ini sering mengasosiasikan Djarum Foundation dengan brand rokok Djarum.

"Perlu saya tekankan bahwa Djarum Foundation itu bukan produk rokok," kata Yoppy.

"KPAI selalu mempermasalahkan produk rokok, padahal Djarum Foundation itu bukan produk rokok," ujarnya menambahkan.

Selain menegaskan bahwa Djarum Foundation bukan produk rokok, Yoppy juga menyatakanan federasi bulu tangkis intermasional, BWF, tak pernah mempermasalahkan keberadaan mereka.

Yoppy kemudian mencontohkan papan iklan Djarum Foundation yang tetap bisa muncul di arena pertandingan Indonesia Open, walau brand Djarum tak lagi jadi sponsor utama.

"Itu berarti BWF tidak mempermasalahkan," ujar Yoppy.

Baca juga: Audisi Djarum dan Sulitnya Marlboro Muncul di Bodi Ferarri-Ducati

Mengenai opsi mengubah nama audisi menjadi brand yang tidak sama sekali terasosiasi dengan produk rokok, Yoppy enggan berandai-andai.

Ia justru mempersilahkan Kompas.com menanyakan hal tersebut ke pihak BCA ataupun Blibli, jika memang salah satu dari kedua pihak itu mau mensponsori event audisi.

"Atau silahkan saja kalau ada BUMN mana yang mau," ujar Yoppy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

Sports
Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Liga Inggris
SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

Sports
Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Liga Indonesia
Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Liga Indonesia
Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Liga Spanyol
Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Internasional
Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Liga Lain
Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Internasional
Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Liga Italia
Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Internasional
Tujuan Khusus Malaysia Percayakan Wajah Baru Jelang Piala AFF U23 2022

Tujuan Khusus Malaysia Percayakan Wajah Baru Jelang Piala AFF U23 2022

Liga Indonesia
Ini 3 Fokus Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Ini 3 Fokus Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.