Kompas.com - 06/09/2019, 22:50 WIB
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi pada babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). Ahsan/Hendra keluar menjadi juara dunia ganda putra usai menang dengan skor 25-23, 9-21, 21-15. FABRICE COFFRINIGanda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi pada babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). Ahsan/Hendra keluar menjadi juara dunia ganda putra usai menang dengan skor 25-23, 9-21, 21-15.

KOMPAS.com - Perjalanan pebulu tangkis pasangan Hendra SetiawanMohammad Ahsan, di dunia bulu tangkis tak semulus kariernya saat ini.

Mereka pernah merasakan bahwa menjadi tumpuan Indonesia di sektor ganda putra merupakan beban, terutama saat mereka ditinggal oleh senior mereka seperti Markis Kido, Alvent Yulianto Chandra, dan Luluk Hardianto di pelatnas.

"Waktu saya berpasangan dengan Bona (Septano), senior-senior kami seperti Hendra Setiawan/Markis Kido, Alvent Yulianto Chandra/Luluk Hadianto keluar dari pelatnas, jadi berasa buat kami, enggak ada yang 'narik'," kata Ahsan dikutip dari laman resmi Badminton Indonesia.

Baca juga: Setelah Hendra Setiawan, Giliran Mohammad Ahsan yang Dapat Bonus

"Kami belum matang, tetapi sudah harus jadi ujung tombak, jadinya malah terombang-ambing," kata pebulu tangkis berusia 32 tahun ini.

Saat ini, di pelatnas pun Hendra/Ahsan tengah berupaya untuk membimbing para junior mereka demi terus tersambungnya rantai prestasi ganda putra, termasuk komunikasi dan situasi yang kondusif di dalam tim.

"Jadi, sekarang kami juga mau 'narik' pemain-pemain muda. Dari segi kami, kami juga butuh mereka untuk sparring kami," kata Ahsan.

Baca juga: Hendra Setiawan Pastikan Belum Ingin Gantung Raket

Menurut dia, keberadaan senior sangat membantu untuk memberi contoh maupun berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai karakter lawan.

"Namanya atlet, enggak bisa main sendiri. Mungkin sehebat-hebatnya Kevin/Marcus, kalau enggak ada siapa-siapa, mereka mau sparring sama siapa? Enggak bisa juga," katanya.

"Saya juga dulu begitu, kalau enggak ada siapa-siapa yang bantu, ya enggak bisa juga. Jadi memang kami di ganda putra saling support, yang paling penting itu saling membantu," kata pria kelahiran Palembang ini.

Hal tersebut ia ungkapkan berdasarkan pengalamannya selama berada di bawah naungan PBSI, merasakan sebagai junior dan saat ini menjadi senior.

Baca juga: Hendra Setiawan Ungkap Target di China Open 2019

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disinyalir Keluar dari BAM karena Uang, Lee Zii Jia Membantah

Disinyalir Keluar dari BAM karena Uang, Lee Zii Jia Membantah

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Piala Asia Wanita, Sore Ini Timnas Indonesia Vs Australia

Jadwal Siaran Langsung Piala Asia Wanita, Sore Ini Timnas Indonesia Vs Australia

Liga Indonesia
Ranking FIFA Peserta Piala Asia Wanita 2022,Timnas Putri Indonesia Peringkat Berapa?

Ranking FIFA Peserta Piala Asia Wanita 2022,Timnas Putri Indonesia Peringkat Berapa?

Sports
Athletic Bilbao Vs Barcelona, Xavi Ungkap Rencana Blaugrana Seusai Tersingkir dari Copa del Rey

Athletic Bilbao Vs Barcelona, Xavi Ungkap Rencana Blaugrana Seusai Tersingkir dari Copa del Rey

Liga Spanyol
Man Utd Vs West Ham: Kalau Ronaldo Marah, Tolong Maklumi Saja Ya!

Man Utd Vs West Ham: Kalau Ronaldo Marah, Tolong Maklumi Saja Ya!

Liga Inggris
MotoGP Indonesia, Langkah Tegas Pemerintah Usai Ada Ancaman dari Bos Dorna

MotoGP Indonesia, Langkah Tegas Pemerintah Usai Ada Ancaman dari Bos Dorna

Motogp
Jadwal Liga Inggris: Chelsea Vs Tottenham dan Man United Vs West Ham

Jadwal Liga Inggris: Chelsea Vs Tottenham dan Man United Vs West Ham

Liga Inggris
Proliga 2022: Lawan Jakarta Elektrik PLN, Bandung BJB Usung Misi Bangkit

Proliga 2022: Lawan Jakarta Elektrik PLN, Bandung BJB Usung Misi Bangkit

Sports
Klopp Terkesima Aksi Diogo Jota Kala Liverpool Bungkam Arsenal

Klopp Terkesima Aksi Diogo Jota Kala Liverpool Bungkam Arsenal

Liga Inggris
Hasil Lengkap Copa del Rey: Real Madrid Comeback dan Lolos, Barcelona...

Hasil Lengkap Copa del Rey: Real Madrid Comeback dan Lolos, Barcelona...

Liga Spanyol
Daftar Tim di 16 Besar Piala Afrika: Ada Peserta Debutan, Juara Bertahan Luput

Daftar Tim di 16 Besar Piala Afrika: Ada Peserta Debutan, Juara Bertahan Luput

Internasional
Jumlah Gelar Carabao Cup Chelsea dan Liverpool

Jumlah Gelar Carabao Cup Chelsea dan Liverpool

Sports
Jadwal Timnas Putri Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita Hari Ini

Jadwal Timnas Putri Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita Hari Ini

Liga Indonesia
Jadwal Final Piala Liga Inggris: Chelsea Vs Liverpool, Duel Juru Taktik Jerman

Jadwal Final Piala Liga Inggris: Chelsea Vs Liverpool, Duel Juru Taktik Jerman

Liga Inggris
Hasil Athletic Bilbao Vs Barcelona: Dramatis Blaugrana Tersingkir dari Copa del Rey

Hasil Athletic Bilbao Vs Barcelona: Dramatis Blaugrana Tersingkir dari Copa del Rey

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.