Liverpool Harus Bersaing untuk Dapatkan Pengganti Mohamed Salah

Kompas.com - 04/09/2019, 13:00 WIB
Mohamed Salah melakukan selebrasi usai mencetak gol penalti pada laga Liverpool vs Arsenal, di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019). AFP/BEN STANSALLMohamed Salah melakukan selebrasi usai mencetak gol penalti pada laga Liverpool vs Arsenal, di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

KOMPAS.com - Setelah media fan Liverpool, Rousing The Kop sebut Mohamed Salah pantas dijual, mereka menyebutkan tiga calon penggantinya.

Yakni, Kai Havertz dari Bayer Leverkusen, Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain dan Jadon Sancho asal Borussia Dortmund.

Ketiga nama tersebut dianggap mampu mengganti posisi depan Liverpool, tandem dengan Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Namun, usaha tersebut tampaknya harus melewati jalan terjal.

Baca juga: Media Fan Liverpool Sebut Salah Pantas Dijual

Pasalnya, tidak mudah untuk mendapatkan salah satu diantara tiga nama di atas.

Kai Havertz misalnya, dilansir BolaSport.com dari Mirror, Manchester United dan Arsenal juga menaruh minat kepada pemain asal Jerman tersebut.

Selain itu Chelsea dan Manchester City juga disebut tertarik mendatangkan Havertz.

Dengan label talenta muda berbakat Eropa, Havertz memang menjadi incaran klub-klub besar Eropa.

Pemain muda asal Bayer Leverkusen, Kai Havertz menjadi incaran klub-klub besar Liga Inggris.FOTOSTAND / WUNDRIG / FOTOSTAND / DPA PICTURE-ALLIANCE Pemain muda asal Bayer Leverkusen, Kai Havertz menjadi incaran klub-klub besar Liga Inggris.

Kai Havertz masih berusia 20 tahun dan merupakan pemain jebolan akademi Bayer Leverkusen.

Baca juga: Kapten Liverpool Bicara Insiden Mane-Salah dan Kondisi Ruang Ganti

Havertz dapat bermain sebagai gelandang serang hingga gelandang tengah.

Meski fan Liverpool menuntut penjualan Salah dan menginginkan Havertz, keinginan tersebut tampaknya belum akan terwujud.

Sebab Mohamed Salah masih menjadi andalan di lini serang Liverpool.

Di sisi lain, isu Liverpool paksa jual Salah ini akibat dari kegaduhan di lini depan antara Salah dengan Sadio Mane.

Baca juga: Pimpin Klasemen pada Akhir Agustus, Pertanda Liverpool Next Year Lagi?

Masalah kedua pemain dimulai karena Sadio Mane menilai Mohamed Salah egois.

Mohamed Salah lebih memilih menembakkan bola daripada mengoper ke rekan setimnya.

Meski begitu keduanya telah dikabarkan berbaikan oleh pelatih Liverpool, Juergen Klopp. (Pradipta Indra Kumara)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X