Kasatgaswil Berkoordinasi dengan Persebaya Berantas Mafia Bola

Kompas.com - 03/09/2019, 23:03 WIB
Direktur reserse kriminal umum (Direskrium) Polda Jatim berfoto bersama Perwakilan Persebaya Surabaya dalam rangka satuan tugas wilayah (Kasatgaswil) Mafia Bola untuk wilayah Jatim, Selasa (3/9/2019). PersebayaDirektur reserse kriminal umum (Direskrium) Polda Jatim berfoto bersama Perwakilan Persebaya Surabaya dalam rangka satuan tugas wilayah (Kasatgaswil) Mafia Bola untuk wilayah Jatim, Selasa (3/9/2019).

KOMPAS.com – Kasatgaswil Mafia Bola Jatim melakukan koordinasi dengan Persebaya terkait Satuan Tugas Anti Mafia Bola Jilid II.

Persoalan mafia bola menjadi atensi Direktur reserse kriminal umum (Direskrium) baru Polda Jatim, Kombespol Gidion Arif Setyawan.

Dilansir dari laman resmi Persebaya, Selasa (3/9/2019), beberapa hari setelah menjabat, Arif langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait mafia bola.

Hal tersebut dilakukan Arif karena dia juga mengemban tugas sebagai kepala satuan tugas wilayah (Kasatgaswil) mafia bola untuk wilayah Jatim.

Salah satu pihak yang diajak koordinasi oleh Arif adalah manajemen Persebaya Surabaya.

Baca juga: Meski Sudah Dicoret, Dutra Tetap Kembali ke Timnas Usai Bela Persebaya

“Kami datang ingin mendapat masukan dan belajar dari teman-teman di Persebaya,” kata alumnus Akpol 1996 itu dilansir dalam laman resmi.

Kedatangan Arif ke Persebaya disambut langsung oleh Azrul Ananda, presiden klub.

Azrul juga ditemani Nanang Prianto dan Sidik Tualeka dari manajemen Bajol Ijo, julukan Persebaya.

Sementara itu Arif datang ditemani sejumlah kasubdit di direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum).

Baca juga: Pertengahan Musim, Denda Persebaya Surabaya Sudah Lebihi Tahun Lalu

Ada banyak hal yang disampaikan Azrul dan Arif. Keduanya menyinggung juga soal pengelolaan klub bola secara profesional.

“Sepak bola tidak bisa lepas dari Polri, terkait izin maupun pengamanan,” kata Azrul.

“Kami di Persebaya senang dengan keberadaan Satgas Anti Mafia Bola, agar sepak bola Indonesia lebih profesional,” sambung mantan CEO dari grup Jawa Pos.

Terkait Satgas Anti Mafia Bola, di tingkat nasional juga masih melakukan pengawasan terkait 13 laga Liga 1 2019 di 13 provinsi secara terukur.

Wilayah yang dimaksud tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Papua.

Masing-masing wilayah akan berada di bawah pimpinan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda setempat.

Sebenarnya, status kepengurusan Satgas Anti Mafia Bola seharusnya telah habis masa kerjanya pada Juni 2019.

Namun penyelesaian berkas perkara menjadi salah satu alasan Polri memperpanjang Satgas Anti Mafia Bola.

Alasan lain Polri untuk kembali mengaktifkan satgas tersebut adalah keinginan masyarakat agar Liga 1 yang diselenggarakan tahun ini dapat berjalan bersih.

Masa kerja Satgas Antimafia Bola Jilid II berlaku selama empat bulan ke depan hingga Desember 2019 dengan fokus pada Liga 1.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajax Vs Valencia, Los Che Dinilai Sudah Lakukan Keajaiban

Ajax Vs Valencia, Los Che Dinilai Sudah Lakukan Keajaiban

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Drama Rubber Game, Anthony Ginting Kalah

BWF World Tour Finals 2019, Drama Rubber Game, Anthony Ginting Kalah

Olahraga
Final SEA Games 2019, Apakah Lawan Sengaja Mencederai Evan Dimas?

Final SEA Games 2019, Apakah Lawan Sengaja Mencederai Evan Dimas?

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persela Vs PSS Sleman, Kic-koff 15.30 WIB

Link Live Streaming Persela Vs PSS Sleman, Kic-koff 15.30 WIB

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

Olahraga
Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Liga Indonesia
Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Liga Indonesia
Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

Olahraga
Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Liga Indonesia
Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Robert Rene Alberts Tolak Anggapan Persib Inkonsisten

Borneo FC Vs Persib, Robert Rene Alberts Tolak Anggapan Persib Inkonsisten

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Pesut Etam Jadi Ujian Besar Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Pesut Etam Jadi Ujian Besar Maung Bandung

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib Bandung, Tekad Maung Amankan 3 Poin demi 5 Besar

Borneo FC Vs Persib Bandung, Tekad Maung Amankan 3 Poin demi 5 Besar

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X