Buntut Rusuh Papua, Popnas dan Peparnas Pindah ke Jakarta

Kompas.com - 27/08/2019, 00:33 WIB
Tiga atlet SEA Games XXIX/2017 turun di Popnas 2017: Felicia Angelica (DKI), Azzahra Permatahani (riau) dan Sophie Kemala (DKI) Tiga atlet SEA Games XXIX/2017 turun di Popnas 2017: Felicia Angelica (DKI), Azzahra Permatahani (riau) dan Sophie Kemala (DKI)

JAKARTA, Kompas.com - Penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 yang awalnya akan berlangsung di Papua digeser ke ibu kota Jakarta.

"Papua difokuskan menjadi tempat penyelenggaraan PON, yang lain, seperti Pekan Paralimpik Nasional akan digeser ke tempat lain, bisanya ada 'test event' seperti Pekan Olahraga Pelajar setahun sebelumnya juga akan kita geser ke Jakarta, Papua fokus untuk menjadi tempat PON 2020," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam konferensi pers di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Senin.

Imam Nahrawi didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan pernyataan resmi seusai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan topik "Persiapan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Peparnas Tahun 2020 di Provinsi Papua".

Dalam pernyataannya, Lukas mengaku kebutuhan dana yang besar untuk pembangunan fasilitas PON akan disokong dengan pendanaan dari pemerintah pusat. "Dari APBN juga dikerjakan menggunakan dana pusat, kita harap 2020 sudah selesai," kata Lukas.

Lukas juga menjelaskan sebanyak 1.300 atlet Papua sudah memasuki pemusatan latihan untuk dapat bertanding di PON 2020.

Terkait aspek keamanan, Lukas menilai tiga tempat pelaksanaan PON, yaitu kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika kondusif. "Memang di Jayapura masih kondusif, saya yakin akan aman, kita koordinasi dengan wali kota karena akan diselenggarakan di tiga tempat, saya rasa tidak masalah," ungkap Lukas.

Saat membuka rapat, Presiden Joko WIdodo meminta agar pembangunan infrastruktur PON dikebut.

"Waktu kita tinggal setahun lagi dan dalam rapat terbatas ini saya ingin menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur pendukung penyelenggaraan PON," ungkap Presiden.

Infrastruktur itu mulai dari pembangunan venue dan non-venue hingga kesiapan akomodasi bagi para atlet dan ofisial yang akan datang ke Papua.

"Saya minta para menteri terkait, Gubernur Papua, kita untuk terus terjun langsung memantau dan mengecek perkembangan dan persiapan di lapangan. Lakukan evaluasi secara berkala tentang masalah dan kemajuan yang sudah dicapai di lapangan," tambah Presiden.

Terkait dengan pembangunan infrastruktur pendukung, Presiden meminta agar dipikirkan tidak hanya pada saat PON saja, tetapi pemanfaatan pasca penyelenggaraan PON dan Peparnas 2020.

"Jangan sampai setelah pelaksanaan PON dan Peparnas prasarana olahraga yang sudah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit justru tidak dimanfaatkan dan menjadi rusak serta tidak terawat," ungkap Presiden.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hal Menarik dari Laga Manchester United Vs Tottenham

5 Hal Menarik dari Laga Manchester United Vs Tottenham

Liga Inggris
Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Liga Inggris
Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Olahraga
Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Liga Indonesia
PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

Liga Lain
Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Liga Indonesia
Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Liga Indonesia
Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga
Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Olahraga
Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Liga Indonesia
Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Liga Indonesia
Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Liga Indonesia
PSSI Tetap Pantau Liga 1

PSSI Tetap Pantau Liga 1

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X