Pakai Strategi Baru Lawan Liverpool, Arsenal Tetap Kalah

Kompas.com - 25/08/2019, 20:15 WIB
Bek Liverpool, Joel Matip (kiri) berupaya mengejar bola bersama striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, pada laga Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019). AFP/BEN STANSALLBek Liverpool, Joel Matip (kiri) berupaya mengejar bola bersama striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, pada laga Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

KOMPAS.com - Strategi baru Arsenal tidak mampu mengalahkan Livepool di Anfield.

Arsenal menelan kekalahan perdananya pada Liga Inggris musim 2019-2020.

Kekalahan itu diterima saat klub berjulukan The Gunners itu menyambangi markas Liverpool, Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Baca juga: Liverpool Vs Arsenal, Saat Pemain Termahal The Gunners Lewati Van Dijk

Arsenal pulang dengan tangan hampa setelah takluk 1-3 dari tuan rumah.

Anfiled memang bukan tempat yang nyaman bagi klub yang pernah menjuarai Premier League 2003-2004 tanpa kekalahann itu.

Musim lalu contohnya. Arsenal harus pulang ke London dengan kepala tertunduk setelah kalah 1-5 dari Mohamed Salah dkk.

Oleh karena itu, musim ini mereka mencoba taktik anyar demi mengejutkan tuan rumah dan memenangi laga.

Baca juga: Liverpool vs Arsenal, David Luiz Sebut Mo Salah Tak Merasa Ditarik

Hal ini diakui langsung oleh pelatih Liverpool, Juergen Klopp, dilansir BolaSport.com dari Liverpool Echo.

"Jujur saja, saya tak mengharapkan mereka menggunakan sistem permainan seperti itu," tutur Klopp.

"Mereka sama sekali tak memainkan sistem itu sepanjang pramusim," Klopp menambahkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X