Kejuaraan Dunia Badminton 2019, Ahsan/Hendra Lolos Babak Final

Kompas.com - 25/08/2019, 01:25 WIB
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat melawan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat melawan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16.

KOMPAS.com - Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan menembus babak final Kejuaraan Dunia Badminton 2019 setelah memenangi laga semifinal yang berlangsung Sabtu atau Minggu (25/8/2019) dini hari WIB.

Pada laga semifinal, Ahsan/Hendra mengalahkan junior senegara mereka, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto.

Baca juga: Liverpool Vs Arsenal, The Reds Unggul 1-0 pada Babak Pertama

Ahsan/Hendra meraih kemenangan rubber game 21-16, 15-21, 21-10 atas Fajar/Rian.

Pertandingan ini juga menjadi revans Ahsan/Hendra terhadap Fajar/Rian.

Sebelumnya, Fajar/Rian mengalahkan mereka pada German Open 2019.

Jalannya pertandingan

Ahsan/Hendra mendapat poin pertama. Fajar/Rian segera menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, Ahsan/Hendra meraih dua poin beruntun dan kembali unggul 3-1.

Fajar/Rian terus menempel. Mereka ganti merebut lima angka dari senior mereka tersebut dan berbalik memimpin 6-3.

Ahsan/Hendra kembali mengejar. Alhasil, mereka meraih tiga poin beruntun.

Kedudukan kembali sama kuat, 6-6. Pertandingan pun berjalan lebih ketat.

Meski Fajar/Rian bisa merebut dua poin, Ahsan/Hendra terus menempel hingga kedudukan menjadi 8-7.

Saling rebut angka terjadi. Namun, Ahsan/Hendra tertinggal dua angka hingga skor menjadi 8-10.

Ahsan/Hendra lagi-lagi mengancam dan memperkecil margin skor menjadi satu poin, 9-10.

Fajar/Rian menjauh, tetapi Ahsan/Hendra tak mengendurkan tekanan.

Setelah kembali mengecilkan gap menjadi 10-11, Ahsan/Hendra akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 11-11.

Mereka bahkan berbalik unggul 15-11 setelah sukses merebut empat poin dari Fajar/Rian.

Kebangkitan Ahsan/Hendra seperti menyentak Fajar/Rian. Mereka kembali berusaha menemukan momentum dan menambah satu poin.

Namun, Ahsan/Hendra justru seolah kembali bersemangat. Mereka lagi-lagi menjauhi Fajar/Rian.

Empat angka beruntun sukses mereka amankan dan unggul makin jauh, 19-12.

Fajar/Rian belum menyerah. Mereka kembali menambah satu poin.

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra membalas dan meraih game point hingga skor menjadi 20-13.

Satu poin dari kemenangan belum bisa membuat Ahsan/Hendra bernapas lega. Fajar/Rian kembali memberi perlawanan.

Fajar/Rian sempat memelihara asa mengejar Ahsan/Hendra dengan tiga poin beruntun.

Margin skor pun hanya menyisakan empat poin, 20-16.

Namun, Ahsan/Hendra lagi-lagi keluar dari tekanan Fajar/Rian dan merengkuh angka terakhir.

Gim pertama berakhir dengan selisih lima poin antara Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian.

Fajar/Rian memimpin lebih dulu pada gim kedua. Ahsan/Hendra kembali membalas dengan dua poin dan berbalik memimpin 2-1.

Lagi-lagi, Fajar/Rian tak tinggal diam dan membalas memimpin 3-2.

Gim kedua kembali berlangsung sengit. Ahsan/Hendra kembali mengejar.

Hasilnya, dua kali kedua tim bermain seri, yaitu pada kedudukan 3-3 dan 4-4.

Fajar/Rian keluar dari tekanan Ahsan/Hendra dengan merebut dua poin beruntun dan mengembalikan keunggulan mereka, 6-4.

Ahsan/Hendra kembali menipiskan selisih poin menjadi hanya satu angka menjadi 6-5.

Akan tetapi, Fajar/Rian tidak terpengaruh. Mereka kembali menjauh dengan dua poin dan skor menjadi 8-5.

Ahsan/Hendra keluar dari tekanan Fajar/Rian dan merebut poin keenam mereka.

Alih-alih mendekat, justru Fajar/Rian kembali menjauhkan skor menjadi 11-6.

Momentum Fajar/Rian sedikit terhenti saat Ahsan/Hendra pelan-pelan bangkit.

Mereka merebut tiga poin dan skor menjadi 11-9.

Saling mencuri angka lagi-lagi terjadi. Fajar/Rian kembali menjauh lewat satu poin.

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra merespons dengan baik. Tiga poin beruntun berhasil mereka amankan.

Skor pun imbang 12-12. Laga gim kedua semakin ketat.

Kedua tim kembali seri pada kedudukan 13-13 dan 14-14.

Fajar/Rian akhirnya keluar dari kejaran Ahsan/Hendra dengan mengamankan empat poin beruntun. Mereka kembali unggul 18-14.

Ahsan/Hendra sempat mengejar hingga kedudukan 18-15.

Namun, Fajar/Rian kembali merebut tiga poin untuk memenangi gim kedua serta memaksakan rubber.

Ahsan/Hendra memimpin 4-0 pada awal gim ketiga.

Fajar/Rian sempat membalas satu angka, tetapi Ahsan/Hendra kembali menjauhkan skor menjadi 6-1.

Pelan tapi pasti, Fajar/Rian bangkit. Mereka merebut tiga poin dan mengecilkan ketertinggalan menjadi 4-6.

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra bangkit dan kembali unggul 8-4.

Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian kembali saling rebut satu poin dan skor menjadi 9-5.

Fajar/Rian terus mendekati angka Ahsan/Hendra. Namun, Ahsan/Hendra pun tetap ulet dan menjauhkan gap skor.

Mereka merebut tiga poin dan unggul 12-6 atas Fajar/Rian.

Fajar/Rian keluar dari kebuntuan dan memperkecil skor menjadi 8-12.

Meski Ahsan/Hendra kembali meraih angka, mereka ganti membalas dengan dua poin. Skor pun menjadi 13-10.

Baca juga: Man United Vs Crystal Palace, Setan Merah Tersungkur di Old Trafford

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra bangkit dan kembali meninggalkan Fajar/Rian. Lima poin beruntun sukses membuat mereka unggul 18-10.

Fajar/Rian semakin tertekan. Ahsan/Hendra kembali mendapat poin dan memimpin semakin jauh, 19-10.

Ahsan/Hendra bahkan akhirnya meraih match point, sebelum mengamankan tiket ke babak final dengan margin 11 poin.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan bertemu pemenang partai antara Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) dan Li Junhui/Liu Yuchen (China). (Lariza Oky Adisty)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo Ditunda, 2 Pebulu Tangkis Malaysia Merasa Diuntungkan

Olimpiade Tokyo Ditunda, 2 Pebulu Tangkis Malaysia Merasa Diuntungkan

Badminton
Kobe Bryant Resmi Masuk Hall of Fame Basket

Kobe Bryant Resmi Masuk Hall of Fame Basket

Sports
Belum Difokuskan ke Olimpiade, Target Gregoria Raih Gelar Juara Turnamen BWF

Belum Difokuskan ke Olimpiade, Target Gregoria Raih Gelar Juara Turnamen BWF

Badminton
Wakil Presiden Barcelona Positif Covid-19, Kasus Pertama di Kubu Camp Nou

Wakil Presiden Barcelona Positif Covid-19, Kasus Pertama di Kubu Camp Nou

Liga Spanyol
Olimpiade Tokyo Ditunda, Ini Tantangan yang Kini Dihadapi PB PABBSI

Olimpiade Tokyo Ditunda, Ini Tantangan yang Kini Dihadapi PB PABBSI

Sports
Berita Transfer, Barcelona Bersedia Lepas Coutinho dengan Harga Miring

Berita Transfer, Barcelona Bersedia Lepas Coutinho dengan Harga Miring

Sports
Romelu Lukaku Ketagihan Mencetak Gol untuk Inter Milan

Romelu Lukaku Ketagihan Mencetak Gol untuk Inter Milan

Sports
Liverpool Rumahkan Karyawan dengan Tetap Memberi Gaji Penuh

Liverpool Rumahkan Karyawan dengan Tetap Memberi Gaji Penuh

Liga Inggris
Tak Takut Pandemi Virus Corona, Liga di Asia Ini Siap Bergulir

Tak Takut Pandemi Virus Corona, Liga di Asia Ini Siap Bergulir

Liga Lain
Olimpiade Tokyo Ditunda, Atlet Pedayung asal Inggris Pilih Pensiun

Olimpiade Tokyo Ditunda, Atlet Pedayung asal Inggris Pilih Pensiun

Sports
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Covid-19, Telah Mendampingi Shin Tae-yong Sejak 2017

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Covid-19, Telah Mendampingi Shin Tae-yong Sejak 2017

Liga Indonesia
Curhat Pemain PSM Makassar Soal Pemotongan Gaji dan Sisi Lain Pesepak Bola

Curhat Pemain PSM Makassar Soal Pemotongan Gaji dan Sisi Lain Pesepak Bola

Liga Indonesia
Dukungan Pesepak Bola Nasional untuk Saddil Ramdani

Dukungan Pesepak Bola Nasional untuk Saddil Ramdani

Sports
Federasi Belarusia: Tak Ada Alasan Liga Harus Berhenti karena Pandemi Corona

Federasi Belarusia: Tak Ada Alasan Liga Harus Berhenti karena Pandemi Corona

Liga Lain
Pemain Senior PSM Ungkap Sisi Positif dan Negatif sebagai Pesepak Bola

Pemain Senior PSM Ungkap Sisi Positif dan Negatif sebagai Pesepak Bola

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X