"Kami Tak Ingin Ada yang Menyalahi Aturan Nobar Premier League"

Kompas.com - 23/08/2019, 14:40 WIB
COO MIX Network, Bobby Christoffer, berbincang kepada KOMPAs.com mengenai izin nonton bareng dan hak siar Liga Inggris di Indonesia. KOMPAS.com/Firzie A. IdrisCOO MIX Network, Bobby Christoffer, berbincang kepada KOMPAs.com mengenai izin nonton bareng dan hak siar Liga Inggris di Indonesia.

KOMPAS.com - COO MIX Network, Bobby Christoffer, mengatakan pihaknya sangat terbuka untuk bekerja sama dengan komunitas fans klub-klub Premier League agar mereka bisa menonton laga-laga Liga Inggris secara legal dan aman.

MIX Network adalah pengelola Mola Live Arena, wadah untuk semua tempat komersial yang ingin berlangganan konten Premier League dari Mola TV.

Kepada KOMPAS.com, Bobby Christoffer menceritakan pendekatan MIX kepada komunitas fans Liga Inggris dan usaha merangkul para fans tersebut agar menghargai hak siar serta hak cipta.

Wawancara ini adalah bagian kedua dari interview kami dengan Bobby Christoffer. Anda dapat membaca bagian pertama wawancara kami di artikel ini.

Bobby, para fans klub-klub Premier League adalah konsumen utama siaran Liga Inggris. Bisa diceritakan sedikit mengenai pendekatan MIX Networks ke komunitas-komunitas tersebut seiring dengan kehadiran Mola TV sebagai pemegang baru hak siar Premier League?

Ya, kami sudah bertemu dengan beberapa komunitas. Ada beberapa yang sudah daftar ke Mola Live Arena untuk homebase mereka.

Kami welcome banget kerja sama dengan komunitas. Kami sudah bertemu dengan beberapa komunitas besar dan menjelaskan apa itu Mola Live Arena dan rules of the gamenya seperti apa.

Namun, PR besar berikutnya adalah memastikan informasi itu sampai ke seluruh pelosok Indonesia.

Baca juga: Anthony Martial di Posisi Nomor 9 Man United, Lepas dan Trengginas

Kami ingin semua pihak bisa menikmati tayangan Premier League dengan aman serta nyaman.

Perlu diinformasikan juga karena kalau nobar diadakan di venue komersial, urusannya komersial.

Kami terbuka juga untuk berkomunikasi dengan komunitas karena menyadari bahwa komunitas beragam dan kami ingin supaya mereka juga bisa menggunakan konten-konten dengan enak dan nyaman.

Bagaimana soal lisensi di acara tak rutin, mereka bisa jadi nonton bareng tetapi tidak di venue komersial dan tidak berbayar, hanya mungkin mendapat bantuan dari sponsor?

Kalau misalnya komunitas bikin acara di homebase mereka tanpa ada sponsor, lebih baik komunikasikan kepada kami agar tidak menjadi target sweeping.

Apabila bentuknya sudah komersial, ini menjadi ranah pelanggan komersial. Jujur saja, brand-brand juga pintar. Mereka menggunakan hubungan baik mereka dengan komunitas yang dianggap sebagai win-win solution.

Akan tetapi, ada masalah lagi, yakni hak siar Premier League digunakan secara komersial. Jadi, tujuannya secara komersial, dilakukan di tempat komersial, atau sebagai pelengkap acara di tempat komersial, itu harus menjadi pelanggan Mola Live Arena.

Bagaimana kalau komunitas ingin nobar di tempat non komersial?

Misalnya, warga perumahan berkumpul untuk mengadakan nonton bareng, itu tidak apa-apa karena merupakan aktivitas non komersial. Konsepnya sama dengan komunitas.

Akan tetapi, sekali ada brand yang menempel, maka itu jadi komersial. Kalau misalnya mereka model halal-bihalal di mana masing-masing bawa makanan dan menjadi ajang keakraban itu baik-baik aja.

Baca juga: Gara-gara Telepon Tak Diangkat, Daniel James Gabung ke Man United

Bagi komunitas yang masih ragu, apakah ada hotline untuk mendapatkan informasi lebih lanjut?

Di website Molalivearena.com semua informasi lengkap. Ada hotline, nomor telepon, kami juga menginformasikan melalui Instagram molalivearena venue-venue rekanan kami.

Silakan mengontak kami di sana.

Apakah Mola Live Arena mempertimbangkan kerja sama barter value dengan komunitas, yang mungkin tak semuanya bisa membayar harga langganan?

Kita bisa berdiskusi. Kami mengerti kalau tak semua bisa digeneralisir. Komunitas A atau Komunitas B berbeda-beda kebutuhannya.

Silakan berkomunikasi dengan kami, apa yang ingin mereka lakukan agar tidak ada yang menyalahi rules of the game urusan hak siar.

Hal terpenting adalah kita berkomunikasi. Kita pun pendekatannya ke venue komersial masih sosialisasi. Apabila ingin berlangganan Mola TV, silahkan ikuti aturan main. Kalau tidak,  jangan. Nanti urusannya ke polisi.

Baca juga: Frank Lampard dan Sisi Positif Periode Bulan Madu yang Belum Ideal

Kalau komunitas ingin nobar di tempat non komersial bisa dikomunikasikan ke kami agar kami bisa mengabarkan ke seluruh jaringan kami bahwa kegiatan spesifik ini hanya aktivitas sosial.

Apakah ada pesan kepada atau harapan ke komunitas?

Tentunya, konten Premier League ini sangat ditunggu-tunggu.

Musim ini juga seru banget. harapan kami aturan mainnya Mola Live Arena dilakukan supaya Mola TV bisa terus menjalankan usahanya.

Rencananya, kami juga akan menyiarkan Piala Eropa 2020. Mudah-mudahan, kalau rezekinya cukup, juga Piala Dunia 2022.

Itu semua perlu dana yang tidak sedikit. Kami mengajak teman-teman komunitas untuk bantu menjaga bahwa semua ada aturan mainnya. Apabila rules-nya masih belum jelas, bisa kita obrolkan.

Harapannya tentu ke depan, kami dapat menjadi penyedia konten sport internasional ke Indonesia atau pun konten sport nasional dibawa ke internasional.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X