Dua Pemain Papua Milik Kalteng Putra Serukan Perdamaian

Kompas.com - 21/08/2019, 11:41 WIB
Pemain Kalteng Putra FC, Patrich Wanggai, dalam konferensi pers pra laga melawan Kalteng Putra FC di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (15/7/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPemain Kalteng Putra FC, Patrich Wanggai, dalam konferensi pers pra laga melawan Kalteng Putra FC di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (15/7/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

KOMPAS.com - Dua pemain asal Papua milik Kalteng Putra, Patrich Wanggai dan Ferinando Pahabol, menyampaikan pesan yang berkaitan dengan insiden mahasiswa Papua di Surabaya beberapa hari lalu.

Patrich Wanggai dan Ferinando Pahabol menyerukan perdamaian di antara semua orang Indonesia serta meminta mengambil pelajaran dari insiden rasialisme yang menimpa mahasiswa Papua.

Baca juga: Lokasi untuk Stadion Klub Milik David Beckham Terkontaminasi Arsenik

Secara khusus, Patrich Wanggai berharap hal-hal tak pantas dan penghinaan kepada orang-orang Papua tak terulang lagi pada masa depan.

Pemain yang pernah memperkuat timnas U-23 Indonesia tak ingin ada perpecahan karena suatu perbedaan.

"Saya rasa harus saling menghargai karena kami orang Papua juga sangat menghargai," kata Patrich Wanggai kepada wartawan seusai laga kontra Persija di Stadion Madya, Selasa (20/8/2019).

"Ya, saya harap jangan ada hal-hal itu lagi biar tidak memecah belah. Kami juga sama-sama orang Indonesia," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ferinando Pahabol hanya bisa menyatakan kata sepakat dengan ucapan seniornya terkait isu ini.

"Saya setuju sama dengan kakak Patrich Wanggai," tutur Pahabol singkat dan berlalu meninggalkan Stadion Madya.

Baca juga: Pogba Dihina di Dunia Maya, Pesepak Bola Diminta Boikot Media Sosial

Sebelumnya, pemain asal Papua milik PSS Sleman, Nerius Alom, juga pernah mengutarakan hal serupa.

"Menurut saya, saya juga sakit sebenarnya. Cuma ke depan jangan. Kami kan satu kesatuan," ucap Nerius Alom seusai laga Tira Persikabo Vs PSS, Senin (19/8/2019).

"Kecewa ada sih. Kami sudah 74 tahun merdeka, sampai sekarang masih ada rasial begitu. Ya sebenarnya ada rasa sakit sih," tutur dia. (Muhammad Robbani)

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber BolaSport
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X