Gagal Eksekusi Penalti, Pogba Jadi Korban Serangan Rasial di Medsos

Kompas.com - 20/08/2019, 17:14 WIB
Gelandang asal Perancis, Paul Pogba, tampil pada laga Wolves vs Man United yang berlangsung di Stadion Molineux, Wolverhampton, Senin (19/8/2019) waktu setempat. AFP/PAUL ELLISGelandang asal Perancis, Paul Pogba, tampil pada laga Wolves vs Man United yang berlangsung di Stadion Molineux, Wolverhampton, Senin (19/8/2019) waktu setempat.

KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, menerima serangan bernada rasial di media sosial setelah gagal mengeksekusi penalti saat melawan Wolverhampton.

Sebelumnya, Man United harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat bertemu dengan Wolverhampton dalam lanjutan Liga Inggris di Molineux Stadium, Senin (19/8/2019) waktu setempat.

Sebenarnya, Setan Merah mempunyai kesempatan unggul saat Man United dihadiahi penalti oleh wasit Jonathan Moss pada menit ke-68.

Namun, Pogba yang maju sebagai eksekutor setelah sedikit berdebat dengan rekannya, Marcus Rashford, gagal memanfaatkan peluang itu.

Baca juga: Solskjaer Mulai Persilakan Alexis Sanchez Cari Klub Baru

Kiper Wolves, Rui Patricio, berhasil menepis tendangan penalti Pogba dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Sesaat setelah pertandingan, ada beberapa komentar di media sosial yang menyerang Pogba secara rasial dari fans Man United.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir laporan Mirror, setidaknya ada tujuh postingan bernada rasial yang ditujukan kepada pemain timnas Perancis itu.

Pihak klub, Man United, pun langsung bertindak untuk melindungi pemainnya.

"Manchester United tidak memiliki toleransi terhadap segala bentuk rasisme atau diskriminasi dan berkomitmen jangka panjang untuk berkampanye menentangnya melalui inisiatif #AllRedAllEqual kami," demikian pernyataan Man United.

"Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi beberapa yang terlibat dalam insiden ini dan mengambil tindakan terkuat. Kami juga mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan dalam kasus-kasus ini," lanjut pernyataan itu.

Tindakan rasialis ini merupakan kejadian yang ketiga dalam seminggu terakhir di sepak bola Inggris setelah striker muda Chelsea, Tammy Abraham, juga mendapatkan perlakuan yang sama.

Baca juga: Bukan yang Pertama, Sudah 4 Kali Pogba Gagal Penalti di Man United

Ekspresi penyerang Chelsea, Tammy Abraham, dalam pertandingan Piala Super Eropa melawan Liverpool di stadion Besiktas Istanbul, pada 14 Agustus.   Bulent Kilic / AFP Ekspresi penyerang Chelsea, Tammy Abraham, dalam pertandingan Piala Super Eropa melawan Liverpool di stadion Besiktas Istanbul, pada 14 Agustus.

Abraham yang gagal mengeksekusi penalti di laga Piala Super Eropa kontra Liverpool mendapat beberapa serangan rasial di media sosial.

Selain itu, penyerang Reading, Yakou Meite, juga mendapatkan serangan rasial setelah gagal mencetak gol lewat titik putih, padahal timnya berhasil menang 3-0 atas Cardiff City di kasta kedua Liga Inggris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Sports
HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Liga Champions
Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

Liga Champions
Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan 'Istimewakan' Indonesia

Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan "Istimewakan" Indonesia

Badminton
Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Sports
Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Sports
H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Liga Indonesia
Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Liga Indonesia
PSG Vs Club Brugge -  Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

PSG Vs Club Brugge - Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

Liga Champions
Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Liga Indonesia
Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Internasional
Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.