Keresahan Teco soal Timnas dan Dampaknya pada Kompetisi

Kompas.com - 20/08/2019, 13:40 WIB
Pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra, dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Persib Bandung, di Graha Persib, Kota Bandung, Kamis (24/7/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra, dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Persib Bandung, di Graha Persib, Kota Bandung, Kamis (24/7/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Belum maksimalnya penjadwalan kompetisi mengulang masalah yang sama setiap tahunnya.

Agenda timnas berlevel FIFA kembali dibenturkan dengan padatnya jadwal kompetisi.

Alhasil, tim-tim dengan banyak materi pemain timnas kelimpungan ketika pemanggilan itu tiba.

Pada dasarnya, hal tersebut tidak mau dipermasalahkan oleh Stefano Cugura alias Teco.

Sebagai pelatih, dia menghormati keputusan federasi dan mendukung sebisanya agar Indonesia mampu berprestasi. 

Baca juga: Madura United Vs Bali United, Dejan Bicara Kondisi Greg dan Rakic

Namun, sedikit banyak benturan jadwal ini dirasa mengganggu, apalagi untuk tim yang banyak menyumbangkan pemainnya, seperti Bali United.

"Ya, pasti kami sudah bicara kepada manajemen, tetapi yang utama kami tetap mau bantu negara agar timnas memiliki pemain terbaik supaya mereka juga memiliki prestasi," ujar Teco.

"Cuma masalahnya seperti tahun lalu, ketika timnas main, kompetisi resmi juga masih berjalan. Kini kehilangan empat pemain dalam empat pertandingan," katanya. 

Bali United sendiri harus merelakan empat pemain, yanki Ricky Fajrin, I Made Andhika Wijaya, Stefano Lilipaly, dan Irfan Bachdim.

Keempatnya pun dipastikan absen dalam empat laga Bali United mendatang.

Baca juga: Lawan Bali United, Madura United Butuh Kemenangan

Tentu saja hal tersebut menjadi keresahan tersendiri bagi Teco, lebih-lebih empat pemain tersebut bisa dibilang jadi sendi-sendi penting dalam tim. 

"Empat pertandingan ini tentu memiliki banyak poin, dan tentu saja bisa menjadi masalah bagi tim jika memberikan terlalu banyak pemain," ucapnya.

"Namun, semua tergantung PSSI dan juga manajemen dari klub, ada seseorang yang angkat bicara mengenai hal ini. Namun, apa pun keputusannya dari PSSI, saya harus respek karena saya juga ingin negara ini berprestasi," katanya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Striker Timnas Inggris Bertemu Ronaldo yang Sedang Mabuk

Cerita Eks Striker Timnas Inggris Bertemu Ronaldo yang Sedang Mabuk

Sports
Ketimbang Meniru Pep, Carragher Lebih Suka Sepak Bola Pragmatis ala Mourinho

Ketimbang Meniru Pep, Carragher Lebih Suka Sepak Bola Pragmatis ala Mourinho

Liga Inggris
Rekomendasi Anime Bertema Olahraga Temani di Rumah Saja

Rekomendasi Anime Bertema Olahraga Temani di Rumah Saja

Sports
Cristiano Ronaldo dkk Sepakat Potong Gaji, Juventus 'Untung Besar'

Cristiano Ronaldo dkk Sepakat Potong Gaji, Juventus "Untung Besar"

Liga Italia
Jim Croque, Pemain Muda Keturunan Indonesia yang Meniti Karier di Eropa

Jim Croque, Pemain Muda Keturunan Indonesia yang Meniti Karier di Eropa

Liga Indonesia
Setelah Jalani Tes, Keluarga Paulo Dybala Dinyatakan Negatif Covid-19

Setelah Jalani Tes, Keluarga Paulo Dybala Dinyatakan Negatif Covid-19

Liga Italia
Legenda AC Milan Apresiasi Kinerja Tim Medis yang Tangani Kasus Corona

Legenda AC Milan Apresiasi Kinerja Tim Medis yang Tangani Kasus Corona

Liga Italia
Spasojevic Ungkap Sisi Positif Penundaan Liga Terkait Pandemi Covid-19

Spasojevic Ungkap Sisi Positif Penundaan Liga Terkait Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Pebalap Berusia Setengah Abad Ini Jadi Musuh Impian Valentino Rossi

Pebalap Berusia Setengah Abad Ini Jadi Musuh Impian Valentino Rossi

Motogp
Solksjaer Mengenali David De Gea Hanya dengan Senyumannya

Solksjaer Mengenali David De Gea Hanya dengan Senyumannya

Sports
Pahlawan Turki di Piala Dunia 2002 Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Covid-19

Pahlawan Turki di Piala Dunia 2002 Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Covid-19

Sports
Soal Keputusan Pemotongan Gaji Pemain, PSSI Kembali Ditentang

Soal Keputusan Pemotongan Gaji Pemain, PSSI Kembali Ditentang

Liga Indonesia
Link Live Streaming MotoGP Virtual Race, Mulai Pukul 20.00 WIB

Link Live Streaming MotoGP Virtual Race, Mulai Pukul 20.00 WIB

Motogp
Kata Pelatih Persebaya Surabaya soal Penangguhan Shopee Liga 1 2020

Kata Pelatih Persebaya Surabaya soal Penangguhan Shopee Liga 1 2020

Liga Indonesia
Rutinitas Kiper Barcelona Saat Masa Karantina, Baca Buku hingga Masak

Rutinitas Kiper Barcelona Saat Masa Karantina, Baca Buku hingga Masak

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X