Harapan Atlet BMX pada SEA Games 2019

Kompas.com - 19/08/2019, 20:33 WIB
Atlet BMX Freestyle Januar Susanto alias Botay Agata memeragakan kepiawaiannya di atas sepeda BMX pada Sabru (17/8/2019). Di Asia Tenggara, BMX pertama kali dilombakan pada SEA Games 2011. Kompas.com/Josephus PrimusAtlet BMX Freestyle Januar Susanto alias Botay Agata memeragakan kepiawaiannya di atas sepeda BMX pada Sabru (17/8/2019). Di Asia Tenggara, BMX pertama kali dilombakan pada SEA Games 2011.

JAKARTA, KOMPAS.com - Januar Susanto menginjak ban depan sepeda Bicycle Moto Cross (BMX) di lintasan kecil di sebuah mal di Jakarta Selatan.

Tubuhnya seperti menari di atas sepeda BMX itu.

Januar tengah memainkan gaya freestyle pada olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik dan kreativitas bergaya sembari mengendarai sepeda BMX.

Malam itu, Sabtu (17/8/2019), persis peringatan HUT ke-47 Republik Indonesia.

Pada malam itu juga, produsen perlengkapan olahraga League menggelar kegiatan bertajuk Pride of Indonesia.

Januar Susanto menjadi salah satu tamu atlet yang diundang.

Sejumlah atlet sepeda BMX memacu sepedanya saat melintasi rintangan pada ajang Festival Wisata Sepeda BMX di Kompleks Islamic Center, Desa Sukada, Lampung Timur, Minggu (19/7/2017). Festival Wisata Sepeda BMX 2017 diikuti oleh sekitar 250 peserta dari bebagai wilayah di Provinsi Lampung.KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah atlet sepeda BMX memacu sepedanya saat melintasi rintangan pada ajang Festival Wisata Sepeda BMX di Kompleks Islamic Center, Desa Sukada, Lampung Timur, Minggu (19/7/2017). Festival Wisata Sepeda BMX 2017 diikuti oleh sekitar 250 peserta dari bebagai wilayah di Provinsi Lampung.

"Nama saya Januar Susanto atau dikenal Botay Agata," kata lelaki bertubuh kurus itu memperkenalkan diri kepada Kompas.com .

Baca juga: Di Kejuaraan Dunia BMX, Ada Dua Atlet DKI Berlaga

Dalam perbincangan, ketahuan bahwa Botay sudah lama jatuh cinta dengan olahraga BMX.

"Tahun 2008," kata peraih medali emas pada Kejuaraan FISE di Prancis pada 2016 itu.

Bagi Botay, BMX adalah cabang olahraga balap sepeda yang tantangannya berat alias ekstrem.

"Paling berat ya waktu mencari balancing atau keseimbangan," tuturnya lagi.

Baca juga: Ramai Dibicarakan Saat Asian Games, Bagaimana Kondisi Sirkuit BMX Pulomas Kini?

Olahraga

Catatan terkumpul dari laman kabarsidia.com menunjukkan bahwa BMX yang mulai sohor pada 1980-1990-an itu menjadi cabang olahraga yang diperlombakan di tingkat dunia.

Masuk pada 1993 di Union Cycliste International (UCI), BMX resmi menjadi perlombaan dengan cabang olahraga ekstrem pertama yang diresmikan pada 2008.

BMX dilombakan pada Olimpiade Beijing 2008.

Di Asia Tenggara, BMX pertama kali dilombakan pada SEA Games 2011.

Pada SEA Games ini, Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah.

Setidaknya ada dua kategori perlombaan olahraga BMX.

Yang pertama adalah BMX SX.

Pada kategori ini, pebalap menggunakan lintasan sepanjang 350 meter.

Para pebalap berebut menjadi yang pertama dengan melewati rintangan loncatan tinggi.

Berikutnya adalah kategori BMX Freestyle.

Pada kategori ini, pebalap harus mengangkat sepedanya dan melompat bersamaan.

BMX Freestyle pun terbagi dalam lima nomor.

Kelima nomor itu adalah Park, Flat, Vert, Street, dan Dirt.

BMX akan menjadi cabang olahraga pada Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya ini masuk di freestyle," kata Botay.

Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi saat mencoba salah satu cabang olahraga BMX di acara Indonesia Open X-sport Championship (IOXC) di Summarecon Digital Center, Tangerang, Banten, Sabtu (29/09/2018).  Imam Nahrawi membuka langsung kompetisi IOXC, dalam event ini sejumlah olahraga xtream dilombakan salah satunya Skateboard, Bmx, Inline Skate dan lain-lain. Acara ini berlangsung hingga 30 September 2018.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi saat mencoba salah satu cabang olahraga BMX di acara Indonesia Open X-sport Championship (IOXC) di Summarecon Digital Center, Tangerang, Banten, Sabtu (29/09/2018). Imam Nahrawi membuka langsung kompetisi IOXC, dalam event ini sejumlah olahraga xtream dilombakan salah satunya Skateboard, Bmx, Inline Skate dan lain-lain. Acara ini berlangsung hingga 30 September 2018.

Mengaku tengah mempersiapkan diri untuk perhelatan SEA Games 2019 Filipina, Botay mengatakan bahwa targetnya di kegiatan olahraga multicabang Asia Tenggara tersebut adalah medali emas.

Botay yang baru saja meraih juara pertama Indonesian National Championships 2018 itu juga mengatakan saat ini dia dan satu rekannya sesama atlet tengah memasuki pelatihan khusus di Pulomas, Jakarta Timur.

Sementara itu, League yang mengusung pergelaran Pride of Indonesia bertepatan dengan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut, memperkenalkan varian koleksi produk terbarunya.

Produk dimaksud, menurut General Manager, Sales, and Operations League Syationo Syahruddin Abas, berkaitan dengan sepatu bagi penggemar sneaker.

Lantas, ada juga produk sepatu untuk komunitas bersepeda.

Di samping itu, ada juga koleksi terkini untuk sepatu lari.

Kegiatan ini juga merupakan ajakan bagi semua kalangan untuk mencintai dan membeli produk buatan bangsa sendiri.

"Jangan minder untuk pakai produk Indonesia," kata Head of Marketing Communications League Sapto Renggo Sumbogo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X