Dapat Kesempatan Bela Timnas Indonesia, Osas Saha Janji Tampil Maksimal

Kompas.com - 15/08/2019, 14:41 WIB
Osas Saha, ketika masih berseragam Semen Padang, dan merayakan gol ke gawang Persela Lamongan pada laga babak 8 besar Indonesia Super League di Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumbar, Minggu (12/10/2014). Dok. Liga IndonesiaOsas Saha, ketika masih berseragam Semen Padang, dan merayakan gol ke gawang Persela Lamongan pada laga babak 8 besar Indonesia Super League di Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumbar, Minggu (12/10/2014).

Simon McMenemy mengumumkan nama 24 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Rabu (14/8/2019).

Dari 24 pemain tersebut, terdapat enam pesepak bola naturalisasi. Selain Osas Saha, ada juga Alberto Goncalves, Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, Victor Igbonefo, dan Otavio Dutra.

Meski telah dipanggil mengikuti pemusatan latihan, Osas Saha harus berjuang untuk mendapatkan tempat di skuad utama timnas Indonesia.

Sebab, Simon McMenemy juga memanggil memanggil dua pemain lain dengan kualitas mumpuni di posisi Osas Saha, yakni Ferdinand Sinaga dan Alberto Goncalves.

Namun, Osas Saha mengaku bahwa dirinya tidak ingin terlalu terbebani dengan persaingan mendapatkan tempat di skuad utama.

Baca juga: Penyerang Timnas Beto Goncalves Ungkap Kelebihan Simon McMenemy

Menurutnya, siapa pun pemain yang diturunkan Simon McMenemy saat pertandingan tentu akan melakukan usaha maksimal untuk memenangkan Indonesia.

"Bagi saya, tidak ada persaingan dengan Beto dan Ferdinand karena kami sama-sama memiliki misi memberikan prestasi untuk timnas Indonesia,"kata dia.

Ädalah kewenangan pelatih untuk menentukan siapa yang bermain karena dia yang tahu kebutuhan tim," tutur Osas Saha menambahkan.

Timnas Indonesia akan mengawali perjuangan di Grup G Kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2022 dengan menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (5/9/2019).

Indonesia akan bersaing dengan Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Uni Emirat Arab (UAE) di Grup G. Persaingan di Grup G diprediksi tidak akan mudah bagi Indonesia.

Meski demikian, Osas Saha optimistis Indonesia akan mampu melewati semua tantangan.

"Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Karena itu, tak mustahil juga bagi Indonesia untuk mengalahkan tim mana pun," ujar Osas Saha.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber Antara
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X