Arema Vs Persebaya, Taktik Milomir Seslija untuk Matikan Irfan Jaya

Kompas.com - 15/08/2019, 12:00 WIB
Pemain Arema FC, Hendro Siswanto (kiri) dan pelatih Milomir Seslija (kanan) saat prescon jelang laga melawan Persebaya Surabaya di Kantor Arema FC Malang, Jawa Timur, Rabu (14/08/2019) siang.
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain Arema FC, Hendro Siswanto (kiri) dan pelatih Milomir Seslija (kanan) saat prescon jelang laga melawan Persebaya Surabaya di Kantor Arema FC Malang, Jawa Timur, Rabu (14/08/2019) siang.


MALANG, KOMPAS.com - Bicara soal Persebaya, yang terbesit dalam benak adalah sosok Irfan Jaya.

Winger asal Makassar itu memang menjadi salah satu pemain yang wajib diwaspadai lawan-lawan Bajul Ijo - julukan Persebaya.

Pernyataan tersebut pun ikut diamini pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

Disadari atau tidak, sektor kanan Persebaya yang digawangi Irfan Jaya memiliki kontribusi cukup besar bagi produktivitas gol mereka.

Menurut data dari transfermarkt.com, pemain asal Bantaeng itu sudah membukukan 6 gol, 1 assist, dan terlibat aktif dalam menciptakan peluang dari 12 laga yang dia lakoni.

Fakta inilah yang membuat Milo menempatkan perhatian khusus kepada winger 23 tahun tersebut.

Namun, saat melawan Arema, Irfan Jaya bakal mendapatkan tantangan karena harus menghadapi fullback jempolan, John Alfarizi.

Namun hingga detik ini, pemain asli Malang itu diragukan tampil lantaran tidak ada konfrimasi langsung dari pihak tim.

Baca juga: Arema Vs Persebaya, Bajul Ijo Siap Bungkam Kanjuruhan

Namun, Milo tidak khawatir karena masih memiliki sosok Agil Munawar. Ia justru mengakui Agil adalah lawan yang cocok bagi seorang irfan Jaya.

“Saya pikir Alfarizi bisa main. Namun, kalau dia tidak bisa main, kami masih memiliki Agil dan saya rasa Agil bakal lebih mempersulit laju Irfan Jaya,” ujar Milo.

“Menurut saya, Irfan Jaya adalah pemain yang gesit. Namun ketika dia dihadapkan dengan kontak fisik, ia akan melambat,” imbuhnya.

Baca juga: Arema Vs Persebaya, Panpel Minta Bonek Menghormati Kesepakatan

Milo mengatakan, masalah sama juga terjadi di Barcelona, di mana pemain yang memiliki kecepatan tidak akan diadu lari, Namun, pemain itu hanya akan diberikan marking ketat agar pergerakannya tergganggu dan akhirnya melambatkan tempo.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X