Fajar/Rian Terlalu Diharapkan Cepat Mendekati Marcus/Kevin

Kompas.com - 13/08/2019, 22:03 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat melawan ganda putra China, Huang Kai Xiang/Liu Cheng dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian menang dengan skor 18-21 21-14 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat melawan ganda putra China, Huang Kai Xiang/Liu Cheng dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian menang dengan skor 18-21 21-14 21-16.

KOMPAS.com - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengatakan bahwa Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto sempat merasakan beban untuk tampil baik pada turnamen yang mereka ikuti.

Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto saat ini menduduki peringkat ketujuh dunia.

Sepanjang tahun ini, mereka menjuarai Swiss Open 2019 dan menjajal babak semifinal Singapore Open.

Namun, penampilan mereka pada tiga turnamen terakhir kurang mengesankan.

Baca juga: Fajar Alfian Belikan Bakso Mas Kumis Slipi untuk Ratchanok Intanon

Fajar/Rian hanya melangkah ke babak perempat final Indonesia Open 2019 dan mentok pada babak 16 besar Japan Open 2019 dan Thailand Open 2019.

Ditemui BolaSport.com di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Selasa (13/8/2019), Herry Iman Pierngadi tak menampik Fajar/Rian butuh evaluasi, terutama setelah mereka sudah mengakui ada isu kepercayaan diri.

"Tiga turnamen terakhir menurut saya, Fajar/Rian penampilannya menurun karena kepercayaan diri mereka goyang," kata Herry.

"Ketika ditanya, penyebabnya karena mereka terlalu diharapkan dengan cepat mendekati Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo."

"Di luar sana mungkin banyak yang berharap ke Fajar/Rian dan mereka belum bisa mengendalikan hal itu."

Baca juga: Fajar Alfian Merasa Lebih Percaya Diri Saat Main di Istora Senayan

"Makanya ketika bertemu lawan yang kualitasnya setara atau di bawah, mereka jadi panik."

Herry berharap hal itu segera berubah, terutama jelang Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, 19-25 Agustus 2019.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X