Kompas.com - 13/08/2019, 19:40 WIB
Pemain belakang Chelsea, David Luiz, Jumat (3/5/2019) AFPPemain belakang Chelsea, David Luiz, Jumat (3/5/2019)

KOMPAS.com - Pandit sepak bola, Paul Merson, mengeluarkan pendapatnya tentang keputusan Chelsea melepas David Luiz.

Ya, David Luiz secara mengejutkan hijrah ke klub rival, Arsenal, pada deadline transfer Liga Inggris, Kamis (8/8/2019).

Padahal, bek asal Brasil tersebut terlebih dulu memperpanjang kontraknya di Chelsea pada musim panas ini, yang membuatnya bertahan di Stamford Bridge hingga 2021.

Baca juga: Usai Pindah ke Arsenal, Restoran David Luiz Diserang Fans Chelsea

Akan tetapi, jelang musim 2019-2020 bergulir, pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard, berterus terang tak bisa menjanjikan Luiz di tim utama.

Dengan kondisi tersebut, bek berambut kribo itu pun memutuskan mencari ke klub baru agar bisa bermain secara reguler, dan Arsenal menjadi pilihannya.

David Luiz hijrah ke Arsenal dengan biaya 8 juta pounds (atau sekitar Rp 137 miliar).

Biaya tersebut termasuk murah mengingat banyaknya pengalaman yang ia dapat di kompetisi Eropa dan timnas Brasil.

Paul Merson yang bekerja sebagai pandit Sky Sports, mengatakan keluarnya David Luiz adalah petaka bagi Chelsea.

"Saya sering pergi ke Stamford Bridge dan pertahanan Chelsea diminta untuk bermain sepanjang waktu," ucap Paul Merson, dilansir Goal.

"Kepa (Arrizabalaga) tidak bisa sepakan jarak jauh dengan baik. Luiz adalah pemain terbaik dalam urusan tersebut. Sekarang tiba-tiba ada pemain (seperti Luiz) yang keluar, dan tim akan mati lemas," katanya.

Baca juga: Perbedaan dan Kesamaan Chelsea 2019 dengan Manchester United 1995

Paul Merson menambahkan, Chelsea telah kehilangan pemain yang bisa membangun serangan dari belakang.

"Frank Lampard harus berhati-hati," tuturnya.

"Chelsea telah kehilangan pemain terbaik mereka dalam urusan umpan panjang dengan hijrah ke klub rival, tidak hanya rival di London, tetapi di empat besar," kata Paul Merson menyambung.

David Luiz memang dikenal sebagai bek yang sering melakukan umpan panjang ke depan.

Salah contohnya adalah saat pertandingan Crystal Palace vs Chelsea (30/12/2018) pada ajang Liga Inggris musim lalu.

Luiz yang membangun serangan dari belakang memberikan assist cantik kepada N'Golo Kante.

Kante yang menerima umpan tersebut akhirnya bisa menceploskan ke gawang Crystal Palace.

Gol Kante itu menjadi satu-satunya gol pada pertandingan tersebut. Chelsea menang 1-0.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas Putri Indonesia Harus Waspada Saat Lawan Thailand karena...

Timnas Putri Indonesia Harus Waspada Saat Lawan Thailand karena...

Liga Indonesia
3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Menjamur di Asia Tenggara

3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Menjamur di Asia Tenggara

Liga Indonesia
Klasemen Liga Spanyol 2021-2022

Klasemen Liga Spanyol 2021-2022

Sports
Mbappe Minta Saran Pilih PSG atau Madrid, Ini Kata Ibrahimovic...

Mbappe Minta Saran Pilih PSG atau Madrid, Ini Kata Ibrahimovic...

Liga Lain
Taufik Hidayat dkk Turun Gunung, Ikuti Turnamen Berhadiah Rp 500 Juta

Taufik Hidayat dkk Turun Gunung, Ikuti Turnamen Berhadiah Rp 500 Juta

Badminton
Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Sports
Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Liga Indonesia
Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Liga Italia
Jadi Aktor Kemenangan Man United Lewat 'Fergie Time', Apa Kata Rashford?

Jadi Aktor Kemenangan Man United Lewat "Fergie Time", Apa Kata Rashford?

Liga Inggris
Piala Asia Wanita 2022: Thailand Punya 2 Kekurangan, Indonesia Bisa Manfaatkan

Piala Asia Wanita 2022: Thailand Punya 2 Kekurangan, Indonesia Bisa Manfaatkan

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Liga Indonesia
6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

Sports
Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Liga Inggris
Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.