Semen Padang Ingin Menjadikan PSIS Korban Pertama

Kompas.com - 13/08/2019, 08:40 WIB
Irsyad Maulana mendapatkan kartu merah saat melawan Persebaya.  Kartu merah tersebut sangat disayangkan tim Semen Padang RAMADHANI/KOMPAS.comIrsyad Maulana mendapatkan kartu merah saat melawan Persebaya. Kartu merah tersebut sangat disayangkan tim Semen Padang

PADANG, KOMPAS. com - Semen Padang bertekad menjadikan PSIS Semarang sebagai korban pertamanya di Liga 1 Indonesia.

Semen Padang akan menjamu PSIS Semarang pada Jumat (16/8/2019) di Stadion H. Agus Salim Padang.

Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani Semen Padang, anak asuh Weliansyah hanya mampu meraih empat hasil imbang.

Capaian tersebut mengantarkan Semen Padang pada posisi dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia.

"Kembali bermain di kandang kami harus bisa meraih kemenangan sekaligus menghentikan laju tanpa kemenangan ini, " ujar Weliansyah, Senin (12//2019).

Baca juga: PSS Sleman vs Persela, Nilmaizar Antisipasi Set Piece Tuan Rumah

Menurut Weliansyah kondisi dari PSIS yang kurang bagus apalagi ditinggal oleh Jafri Sastra harus mampu dimanfaatkan oleh Semen Padang untuk meraih kemenangan perdananya di Liga 1 Indonesia.

Dalam tiga terakhir PSIS gagal meraih kemenangan. Septian David Maulana cs mengalami kekalahan tiga kali secara beruntung.

"Kondisi PSIS yang kurang bagus dan ditinggalkan Jafri Sastra harus mampu kita manfaatkan untuk meraih kemenangan, " sambungnya.

Saat ini PSIS berada di peringkat 10 klasemen sementara dengan 14 poin hasil empat kali kemenangan, dua kali imbang dan enam kali kekalahan.

Weliansyah mengaku akan mempersiapkan timnya dengan sebaik mungkin. Waktu istirahat yang cukup panjang akan dimanfaatkan oleh Weliansyah dengan sebaik mungkin.

"Kita sudah melakukan evaluasi terhadap pertandingan melawan Bali United lalu. Fokus sepanjang pertandingan menjadi salah satu permasalahan kita saat lawan Bali United dan permasalahan tersebut akan kita perbaiki, " ujarnya.

Permainan Semen Padang menurut Weliansyah sudah mengalami peningkatan setiap kali pertandingan.

Namun diakui oleh dirinya masih terdapat beberapa kelemahan yang mmang harus diperbaikinya.

"Secara permainan sudah mengalami perubahan dan peningkatan. Banyak peluang yang kami miliki namun sayang tidak menjadi gol. Bali United sendiri di awal-awal pertandingan kesulitan dalam menembus pertahanan yang kita buat, " paparnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X