Piala AFF U-18, Kebobolan Lebih Dulu Tak Bikin Timnas U-18 Gentar

Kompas.com - 12/08/2019, 21:40 WIB
Selebrasi penyerang Timnas U-18 Indonesia, Sutan Zico, seusai membobol gawang Timor Leste pada laga kedua Grup A Piala AFF U-18 2019 di Stadion Binh Duong, Vietnam, Kamis (8/8/2019). Dok. PSSISelebrasi penyerang Timnas U-18 Indonesia, Sutan Zico, seusai membobol gawang Timor Leste pada laga kedua Grup A Piala AFF U-18 2019 di Stadion Binh Duong, Vietnam, Kamis (8/8/2019).

KOMPAS.com- Bek tim nasional U-18 Indonesia, Alfeandra Dewangga Santosa, menyebut dia dan rekan-rekan setimnya tak gentar saat kebobolan lebih dulu pada laga fase grup Piala AFF U-18 2019 kontra Laos.

Tampil di Stadion Thong Nat, Ho Chi Minh City, Vietnam, Senin (12/8/2019) sore, timnas U-18 kebobolan lebih dulu oleh gol Alounnay Lounlasy pada menit ke-69.

Timnas U-18 baru bisa menyamakan skor melalui Bagus Kahfi pada menit ke-72. Mereka berbalik unggul berkat gol bunuh diri pemain Laos, Anoulack Vannalath, saat masa injury time.

Baca juga: Cetak Gol Lawan Madrid, Isu Kepindahan Dzeko ke Inter Milan Mereda

Menurut Dewa, panggilan Alfeandra Dewangga, timnas U-18 bisa bangkit karena menunjukkan perjuangan tak kenal lelah.

"Kemasukan gol lebih dahulu tak membuat kami gentar. Kami berhasil melawan balik untuk selanjutnya memenangkan pertandingan. Saya senang dengan hasil ini," ujar Dewa usai laga.

"Teman-teman bermain tanpa kenal lelah. Kemenangan tidak dapat diraih apabila teman-teman tak saling dukung," ucap dia.

Lebih lanjut, Dewa menyatakan bahwa Laos memang bukan lawan yang mudah karena tampil disiplin.

"Pertandingan yang sulit, lawan bermain ngotot dan keras. Mereka juga disiplin dalam bertahan dan menyerang," ungkapnya.

Kemenangan ini membuat Timnas U-18 dipastikan lolos ke babak semifinal Piala AFF U-18 2019.

Tim asuhan Fakhri Husaini kini memuncaki klasemen Grup A dengan perolehan sempurna, 12 poin dari 4 laga.

Sebelumnya, timnas U-18 sukses mengalahkan Filipina (7-1), Timor Leste (4-0), dan Brunei (6-1).

Baca juga: Unjuk Rasa di Bandara Hong Kong, Tim Renang DKI Tidak Bisa Pulang

Mereka masih menyisakan satu laga melawan Myanmar pada Rabu (14/8/2019) mendatang untuk memastikan status juara grup.

"Semoga kami bisa terus bermain konsisten pada laga-laga berikutnya," ujar Dewa yang merupakan jebolan PPLP Jawa Tengah.

 "Tak lupa saya juga berterima kasih kepada para pendukung yang datang langsung ke stadion untuk mendukung kami. Itu juga memberikan suntikan semangat bagi kami."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X