Kompas.com - 12/08/2019, 15:20 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mendukung penuh perpanjangan masa tugas Satgas Antimafia Bola.

Beberapa waktu lalu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi memperpanjang masa tugas Satgas Antimafia Bola.

Tim yang dipimpin oleh Brigjen Hendro Pandowo itu akan mulai bertugas pada 16 Agustus mendatang.

Umuh sangat menyambut baik pembentukan Satgas Antimafia Bola.

Menurutnya, kehadiran satgas ini sangat efektif untuk memberantas match fixing atau pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Pada periode awal, kinerja Satgas mendapatkan banyak apresiasi karena berhasil menangkap 16 pelaku pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Aksi Satgas Antimafia Bola yang paling disoroti adalah penangkapan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sosok yang akrab disapa Jokdri itu ditetapkan sebagai pelaku kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor. Jokdri lalu divonis satu setengah tahun penjara.

"Saya yakin semua klub menyambut baik. Kalau tidak ada yang menyambut baik, itu dia keliru. Sangat bagus sekali ini satgas diperpanjang," kata Umuh.

Menurut Umuh, walau sudah ada pelaku yang ditangkap, praktik mafia bola di Indonesia masih ada. Bahkan, Umuh mengaku memiliki bukti-bukti praktik tersebut.

Baca juga: Respons Tuntutan Bobotoh, Manajemen Persib Segera Gelar Pertemuan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.