Tuntut Perbaikan Prestasi Persib, Bobotoh Gelar Aksi Massa

Kompas.com - 10/08/2019, 20:00 WIB
Aksi demonstrasi Bobotoh di depan Graha Persib, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAAksi demonstrasi Bobotoh di depan Graha Persib, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Ratusan Bobotoh menggelar demonstrasi di depan Graha Persib, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Para partisan Persib Bandung itu menuntut tanggung jawab manajemen atas buruknya prestasi Maung Bandung di Liga 1 2019.

Performa Persib di kompetisi musim ini memang sangat memprihatinkan.

Dari 13 pertandingan yang dilakoni, Persib baru meraih tiga kemenangan. Sementara itu, 10 laga Persib lainnya berakhir dengan lima hasil imbang dan lima kali kalah.

Akibatnya, Maung Bandung sulit beranjak dari papan tengah di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019.

Saat ini, Persib menduduki posisi ke-9 dengan koleksi 14 poin. Mereka tertinggal 15 poin dari Tira-Persikabo yang menempati posisi pertama.

Salah satu perwakilan Bobotoh dalam aksi massa itu, Agus Rahmat, mengatakan, performa Persib di Liga 1 2019 sama sekali tak mencerminkan sebagai klub besar dan disegani di ranah sepak bola Indonesia.

Baca juga: Gagal Menang dalam Empat Laga Beruntun, Persib Benahi Psikis Pemain

Menurutnya, manajemen harus bertanggung jawab dengan keterpurukan Persib saat ini. Harus ada solusi dari manajemen untuk memperbaiki prestasi Persib di kompetisi.

"Jangan sampai Persib dibuat jadi olok olokan klub lain, sama tim kecil saja Persib tidak dianggap," kata pria yang akrab disapa Gusdul itu, seusai aksi.

"Persib itu sedang sakit sedang sekarat, apa obatnya? Manajemen yang harus bertanggung jawab," sambung dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X