Robert Sebut Pemain Persib Dilanda Kelelahan karena Jadwal Padat

Kompas.com - 09/08/2019, 18:32 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Albert (kiri) dan Supardi Nasir, usai laga kontra Persela Lamongan. KOMPAS.com / HAMZAHPelatih Persib Bandung, Robert Rene Albert (kiri) dan Supardi Nasir, usai laga kontra Persela Lamongan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin saat melawat ke markas Persela Lamongan pada pekan ke-13 Liga 1 2019.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8/2019), Persib bermain imbang 2-2 dengan Persela.

Persib sejatinya berpeluang untuk meraih tiga poin, andai bisa mempertahankan keunggulan.

Baca juga: Komentar Nil Usai Persela Kebobolan 2 Gol dari Sepak Pojok Persib

Setelah sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-13 melalui gol Alex Goncalves, Persib bereaksi cepat dengan menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-14 melalui Esteban Vizcarra.

Tak lama kemudian, Persib berbalik unggul 2-1 melalui gol Ahmad Jufriyanto.

Sayang, Persib tak bisa mempertahankan keunggulan. Pada menit ke-60, Persela mampu menyamakan kedudukan melalui Alex Goncalves.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengatakan ada penurunan performa yang dialami anak asuhnya pada babak kedua.

Hal tersebut yang kemudian dieksploitasi Persela hingga bisa menyamakan kedudukan.

"Kami kehilangan insting dalam serangan baik pada babak kedua. Pemain kami juga dipaksa untuk tetap berada di posisinya jadi kami tidak bisa berbuat banyak," kata Robert.

Baca juga: Robert Yakin Persib Masih Mampu Bersaing di Sisa Pertandingan

Pelatih berkebangsaan Belanda itu melanjutkan, penurunan performa yang dialami anak asuhnya pada babak kedua disebabkan pemainnya mengalami kelelahan, karena jadwal padat.

Jadwal pertandingan Persib pada periode Juli dan Agustus terbilang sangat padat. Jarak satu pertandingan ke pertandingan lainnya sangat berdekatan.

Contohnya, setelah Persib menghadapi Bali United pada 26 Juli, empat hari kemudian mereka sudah harus melakoni laga tandang melawan Arema FC.

Dilanjutkan dengan laga tandang lainnya melawan Barito Putera, lima hari kemudian.

Setelahnya, hanya dalam tempo empat hari, Persib sudah harus bertanding lagi melawan Persela.

Baca juga: Persib Ditahan Imbang, Robert Albert Puji Kualitas Lini Serang Persela

"Kami baru melawan Barito dan langsung pergi ke Surabaya dan tentunya kami cukup mengalami kelelahan di tubuh pemain dan Persela tidak bertanding sebelumnya," ucap Robert.

Hasil melawan Persela ini membuat Persib hanya menambah satu poin. Kini, tim berjulukan Maung Bandung tersebut mengumpulkan 14 poin dari 13 laga dan menempati peringkat kesembilan.

Sementara itu, Persela masih di papan bawah, tepatnya di urutan ke-15, posisi terbawah zona aman.

Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini mengumpulkan 11 poin dari 12 laga. Mereka hanya unggul dua angka atas Perseru Badak Lampung di posisi teratas zona degradasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahsan Ungkap Kondisi Cedera Usai Menangi Laga Pertama BWF World Tour Finals

Ahsan Ungkap Kondisi Cedera Usai Menangi Laga Pertama BWF World Tour Finals

Badminton
BWF World Tour Finals, Tanding 94 Menit, Greysia/Apriyani Atasi Wakil Korsel

BWF World Tour Finals, Tanding 94 Menit, Greysia/Apriyani Atasi Wakil Korsel

Badminton
Hasil Undian AFC Cup 2021, Bali United Satu Grup dengan Tim Kuat Vietnam

Hasil Undian AFC Cup 2021, Bali United Satu Grup dengan Tim Kuat Vietnam

Sports
Chelsea Vs Wolves, Menanti Peran Pemain Muda dalam Revolusi Tuchel

Chelsea Vs Wolves, Menanti Peran Pemain Muda dalam Revolusi Tuchel

Liga Inggris
BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Lanjutkan Dominasi atas Wakil Eropa

BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Lanjutkan Dominasi atas Wakil Eropa

Badminton
Timo Werner Bisa Meledak di Bawah Asuhan Thomas Tuchel, jika...

Timo Werner Bisa Meledak di Bawah Asuhan Thomas Tuchel, jika...

Liga Inggris
Yudi Guntara, Legenda Persib yang Pensiun pada Usia Matang karena Cedera Lutut

Yudi Guntara, Legenda Persib yang Pensiun pada Usia Matang karena Cedera Lutut

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Susah Payah Kalahkan Wakil Rusia

BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Susah Payah Kalahkan Wakil Rusia

Badminton
Ketat, Puncak Klasemen Liga Inggris Sudah Ditempati 9 Tim Berbeda

Ketat, Puncak Klasemen Liga Inggris Sudah Ditempati 9 Tim Berbeda

Liga Inggris
Cavani Bantu Greenwood Atasi Sindrom Musim Kedua di Man United

Cavani Bantu Greenwood Atasi Sindrom Musim Kedua di Man United

Liga Inggris
Bantahan soal Kabar Messi Belajar Bahasa Perancis Terkait Isu ke PSG

Bantahan soal Kabar Messi Belajar Bahasa Perancis Terkait Isu ke PSG

Liga Spanyol
Tuchel Resmi Latih Chelsea, Guardiola Kenang Persaingan di Bundesliga

Tuchel Resmi Latih Chelsea, Guardiola Kenang Persaingan di Bundesliga

Liga Inggris
Cara Shin Tae-yong Melatih Timnas U19 Indonesia Disebut Mirip Eks Pelatih Arema FC

Cara Shin Tae-yong Melatih Timnas U19 Indonesia Disebut Mirip Eks Pelatih Arema FC

Liga Indonesia
Romelu Lukaku, Pemberi Luka AC Milan pada Derby della Madonnina

Romelu Lukaku, Pemberi Luka AC Milan pada Derby della Madonnina

Sports
Live Streaming BWF World Tour Finals, Rekor Tempur Ginting Vs Axelsen Tipis

Live Streaming BWF World Tour Finals, Rekor Tempur Ginting Vs Axelsen Tipis

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X