Kompas.com - 07/08/2019, 19:20 WIB
Penyerang Persib Bandung, Ezechiel NDouassel, menyambut bola hasil umpan silang rekannya saat Persib berhadapan dengan Madura United, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPenyerang Persib Bandung, Ezechiel NDouassel, menyambut bola hasil umpan silang rekannya saat Persib berhadapan dengan Madura United, beberapa waktu lalu.

LAMONGAN, KOMPAS.com – Ezechiel N’Douassel sempat tampil trengginas musim lalu dengan mempersembahkan 17 gol bagi Persib Bandung. 

Penyerang asal Chad tersebut hanya terpaut 4 gol dengan Aleksandr Rakic sebagai top skor musim lalu.

Namun capaian Eze melorot tajam musim ini. Ezechiel baru mengemas 3 gol dari sembilan penampilan yang dilakoni hingga rangkaian pekan ke-12.

Kondisi ini membuat jajaran pelatih dan manajemen Persib berencana untuk mendatangkan penyerang baru dalam bursa transfer mendatang.

“Kita tidak bisa lihat dalam satu sisi. Misalnya, dia sebagai seorang striker kemudian dia menurun ketajamannya. Tentunya kita tahu, kalau dibandingkan dengan musim lalu kita punya dua striker,” ujar pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Kalahkan Vietnam, Malaysia Melaju ke Final Piala AFF U-15 2019

Yaya lantas menjelaskan, ketajaman Ezechiel pada musim lalu juga dipengaruhi oleh kehadiran tandem yang mumpuni dalam diri Jonathan Baumann. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Satu lagi yang tidak lagi adalah, kita masih mencari satu striker lagi mendampingi, sehingga Ezechiel tidak terlalu liar (mencari bola). Tentunya kita sudah coba semuanya, baik dari Ezechiel sendiri maupun support yang diberikan untuk Ezechiel,” ucap dia.

Untuk itu ia berharap, para pendukung dapat bersabar dengan kondisi yang ada lantaran tim juga dikatakan terus bekerja untuk membenahi kekurangan yang ada.

Selain tentunya, semangat untuk membangun kembali kebangkitan usai kalah dalam tiga pertandingan terakhir.

“Kondisi mental pemain tentunya tidak mudah setelah kami mengalami kekalahan. Karena satu sisi mungkin secara teknis pertandingan kita mengalami perkembangan yang progresif, tapi dari hasil belum dan ini tentunya tidak mudah bagi kita semua, terutama pemain,” kata dia.

“Tapi kita berusaha memperbaiki sisi psikologis dari pemain, tentunya dengan sharing, saling menguatkan, bahwa kita dalam tim tidak sendiri, sama-sama dan akan keluar sama-sama. Jadi siapa pun lawan kita nanti, kemudian pertandingan berikutnya, itu adalah target kita selanjutnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karena hanya dengan itu kita bisa keluar dari semua ini,” tutur Yaya.

Persib bakal melanjutkan kiprah mereka di Liga 1 musim ini dengan menghadapi tuan rumah Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Kamis (8/8/2019) malam.

 

Persib mengincar kemenangan pada laga nanti.

Maklum sebelumnya, tim Maung Bandung harus takluk dari Bali United, Arema FC dan Barito Putera.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.