7 Tahun di Chelsea, Bek Inggris Ini Akhirnya Hijrah ke Crystal Palace

Kompas.com - 06/08/2019, 19:20 WIB
Gary Cahill menjalani perpisahan dengan publik Stamford Bridge seusai laga Chelsea vs Watford pada pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, 5 Mei 2019. AFP/BEN STANSALLGary Cahill menjalani perpisahan dengan publik Stamford Bridge seusai laga Chelsea vs Watford pada pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, 5 Mei 2019.

KOMPAS.com - Chelsea akhirnya melepas bek seniornya, Gary Cahill. Pemain 33 tahun itu kini resmi menjadi bagian dari Crystal Palace

Gary Cahill hengkang ke Crystal Palace dengan status bebas transfer dan menyepakati kontrak berdurasi 2 tahun.

Saat meresmikan kepindahannya ke Crystal Palace pada Senin (5/8/2019), Cahill menyatakan bahwa dia masih sanggup mengerahkan kemampuan terbaiknya.

Baca juga: PSM vs Persija, Road to Final Piala Indonesia 2019

"Saya menantikan tantangan (di Crystal Palace). Saya ingin memperpanjang karier saya selama saya bisa karena merasa dalam kondisi baik untuk siapa pun saya bermain," kata Cahill.

"Saya akan memberikan 110 persen dedikasi saya. Jadi, saya harap itu cukup untuk pelatih, rekan setim, dan juga para fan," tutur dia.

Saat ini, Crystal Palace sendiri dilatih oleh Roy Hodgson yang sebelumnya pernah menangani Liverpool, West Bromwich Albion, dan timnas Inggris.

Hodgson sendiri sudah mengenal Cahill di timnas Inggris, dan meyakini sang pemain bisa memberikan kontribusi besar untuk Crystal Palace.

"Saya pernah bekerja bersama Cahill saat saya masih menjadi pelatih timnas Inggris," ujar Hodgson.

"Saya tahu dia akan menjadi aset berharga dan saya senang bisa bekerja lagi bersamanya."

Sebelumnya, Cahill tercatat telah memperkuat Chelsea selama 7 tahun. Selama itu pula, dia sukses merengkuh 8 gelar juara.

Cahill sendiri juga merupakan bek yang pernah memperkuat tim nasional Inggris dengan catatan 61 penampilan.

Baca juga: 5 Pertemuan Terakhir PSM vs Persija, Lebih Banyak Imbangnya

Belakangan ini, Cahill memang sudah tidak lagi menjadi pilihan utama Chelsea.

Pada musim lalu saja, eks pemain Aston Villa dan Bolton itu hanya menorehkan 2 pertandingan di Liga Inggris.

Chelsea era Maurizio Sarri pada musim lalu lebih sering menduetkan Andreas Christensen dan David Luiz di jantung pertahanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X