Kompas.com - 05/08/2019, 13:43 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung segera fokus untuk menghadapi Persela Lamongan pada pekan ke-13 Liga 1 2019.

Klub berjulukan Maung Bandung itu enggan larut dalam kekecewaan setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Barito Putera.

Persib kalah 0-1 dari Barito Putera dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, Minggu (4/8/2019).

Itu menjadi kekalahan menyakitkan bagi Persib karena mereka kebobolan di menit akhir.

Gawang Maung Bandung dibobol pemain Barito Putera, Ady Setyawan, pada menit ke-94.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, tak menampik itu menjadi kekalahan yang menyakitkan bagi timnya.

Kendati demikian, Robert menegaskan tidak ada waktu bagi Persib untuk meratapi kekalahan dari Barito Putera.

Baca juga: Barito Putera Vs Persib, Robert Alberts Kecewa Timnya Kebobolan pada Injury Time

"Kami harus membangkitkan tim ini karena seharusnya di laga kemarin, kami bermain imbang," kata Robert.

Selain itu, Persib juga tidak punya banyak waktu untuk melakukan recovery karena jadwal padat.

Maung Bandung hanya memiliki waktu persiapan selama dua hari dari pertandingan melawan Barito ke Persela.

Laga Persib kontra Persela akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8/2019).

Untuk memaksimalkan waktu persiapan dan recovery, Persib memilih langsung terbang ke Lamongan dari Banjarmasin.

Baca juga: Klasemen Liga 1, Kalahkan Persib, Barito Menjauh dari Zona Degradasi

"Sebelumnya, kami harus melakukan perjalanan panjang dalam waktu yang singkat, dari Malang ke Bandung," ucapnya.

"Dari Bandung ke Banjarmasin dan setelah itu langsung ke Surabaya dengan waktu yang pendek," tutur Robert.

Robert menuturkan bahwa jadwal padat yang dihadapi Persib memang sangat memberatkan. Hal tersebut membuat skuad Maung Bandung terancam terkendala kelelahan.

Pelatih asal Belanda itu mengatakan, kondisi yang dialami Persib jauh berbeda dengan Persela.

Laskar Joko Tingkir - julukan Persela - punya waktu recovery lebih panjang setelah laga melawan Badak Lampung FC ditunda.

"Jadi kami harus cepat memulihkan kondisi dan melihat siapa yang cedera karena ada beberapa pemain yang tadi tumbang," kata pelatih 64 tahun itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X