[TEASER JEO] - Akankah Liverpool Mampu Mengakhiri Paceklik Gelar di Tahun Ke-30?

Kompas.com - 04/08/2019, 10:59 WIB
Logo Liverpool SHUTTERSTOCK/BEST IMAGE 888Logo Liverpool

MUSIM baru Liga Inggris dimulai lagi pekan ini, tepatnya Sabtu (10/8/2019). Namun sejumlah pertandingan dan data sudah bisa disimak untuk menyongsong liga.

Salah satunya, soal Liverpool. Klub bermarkas di Anfield ini akan memasuki musim baru dengan beban berat di pundak.

Bagaimana tidak, bila ini adalah tahun ke-30 mereka puasa gelar di liga negeri sendiri?

Torehan prestasi di Benua Biru, dengan mengusung Piala Champion untuk keenam kalinya pada musim lalu, tak cukup untuk melipur hati Kopites, sebutan untuk fans Liverpool, di seluruh dunia.

Terlebih lagi, ledekan demi ledekan terus menyambangi mereka, untuk posisi tertinggi sebagai runner up di Liga Premier, selama 29 musim terakhir.

Catatan kalah yang hanya satu kali sepanjang musim lalu pun tak mampu mengantar Liverpool ke singgasana Liga Inggris. Geregetan, bukan?

Perjalanan Liverpool di tengah "kutukan" posisi nyaris juara dan runner up ini Kompas.com sajikan dalam JEO Akhiri Penantian 30 Tahun atau Next Year Lagi, Liverpool?

You'll never walk alone, but please jadi juara lagi dong....

Buat catatan, pada musim lalu anak-anak asuhan Juergen Klopp cuma kalah satu poin dari Manchester City. Ironisnya, tim ini justru lebih banyak kalah daripada Liverpool.

"Kami akan mencoba lagi tahun depan (next year)," begitu ledekan dari suporter lain soal mimpi Liverpool meraih gelar juara Premier League, kasta teratas Liga Inggris.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X