Kompas.com - 01/08/2019, 07:39 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Mereka berlatih di Uruguay, negara yang dua kali meraih gelar juara Piala Dunia.

Para pemain yang pernah mengikuti program ini antara lain Rizky Pellu, Manahati Lestusen, Yandi Sofyan Munawar dan Hansamu Yama Pranata.

Baca Juga: Harapan Simon Mcmenemy untuk Program Garuda Select

Sayang, dua program tersebut belum bisa menghasilkan tim berprestasi. Perjalanan mereka menuju Olimpiade dan Piala Dunia selalu kandas karena lagi-lagi gagal melewati rintangan pada babak kualifikasi zona Asia.

Tak patah arang, PSSI kembali menjalani program serupa dengan mengirim pemain U-17 ke Inggris pada Januari 2019. Program yang merupakan kerja sama PSSI dengan Super Soccer TV ini akan berlangsung selama 10 tahun.

Angkatan pertama Garuda Select sudah selesai menjalani pelatihan di Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Mereka sudah kembali ke Tanah Air pada Mei 2019.

Di sana, David Maulana dkk digembleng duo pelatih, Dennis Wise dan Des Walker.

Mereka melakoni sejumlah uji coba melawan tim-tim junior klub Inggris, antara lain Leicester City U-17, Arsenal U-16 dan Chelsea U-16.

Menurut rencana, pertengahan tahun ini PSSI kembali mengirim pemain U-17 yang bakal menjadi angkatan kedua Garuda Select.

Lagi-lagi, Inggris menjadi tempat berlatih bagi para pemain masa depan Indonesia, karena negara tersebut memiliki pembinaan yang mumpuni dan merupakan top di dunia untuk level U-16, U-17, U-20.

Mungkinkah program Garuda Select bisa menjadi solusi untuk melahirkan skuad timnas yang mumpuni?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.