Kompas.com - 31/07/2019, 14:51 WIB
Suporter PSM Makassar memadati salah satu sudut Stadion Mattoangin, Makassar, di laga final Piala Indonesia yang tertunda, Minggu (28/7/2019). KOMPAS.com/Firzie A. IdrisSuporter PSM Makassar memadati salah satu sudut Stadion Mattoangin, Makassar, di laga final Piala Indonesia yang tertunda, Minggu (28/7/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

6. Terkait penonton, tidak diperkenankan untuk membawa tongkat dan spanduk ke dalam stadion.

7. Pihak panpel juga harus bisa menjamin bahwa tidak akan ada penonton yang diperkenankan memasuki lapangan sejak, sebelum, selama, dan sesudah pertandingan.

Baca juga: Belum Pikirkan Final Piala Indonesia, PSM Kini Fokus Hadapi Bali United

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria percaya bahwa Panpel PSM dapat menjalankan rekomendasi PSSI.

Ia menyatakan PSSI yakin bahwa Panpel PSM Makassar selaku penanggung jawab utama pertandingan akan memenuhi kewajiban untuk melaksanakan rangkaian pertandingan dari H-2 hingga H+1 dengan aman dan nyaman.

PSSI juga mengapresiasi kerja sama pihak kepolisian dan unsur keamanan lainnya dalam menyukseskan pelaksanaan pertandingan.

Sebagai informasi, kasus pelemparan bus pemain Persija terjadi pada Sabtu (27/7/2019), atau sehari sebelum pertandingan. Ketika itu, pemain Persija baru saja selesai berlatih di Stadion Mattoangin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, ketika itu, di sekitar stadion ada kerumunan calon penonton yang tak kebagian tiket yang dijual secara offline. Sebagian kecil dari mereka inilah yang diyakini menjadi pelaku pelemparan terhadap bus Persija.

Tak hanya itu, menjelang laga, Panpel PSM juga membuat tribune sementara yang tujuannya menambah kapasitas stadion.

Baca juga: Laga Tunda Final Piala Indonesia Ubah Jadwal PSM dan Persija di Liga 1

CEO Persija Ferry Paulus secara terang-terangan menyebut adanya ketidakcakapan dari Panpel PSM. Akibat ketidakcakapan panpel PSM, pihak Persija merasakan ketidaknyamanan selama berada di Makassar pada beberapa waktu lalu.

"Persija menganggap adanya ketidakcakapan dari panitia penyelenggara dalam menjamu kami. Banyak yang tidak baik," ucap Ferry Paulus saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.