Hanya Beli 2 Pemain Muda, Liverpool Tak Mau Berada di Dunia Fantasi

Kompas.com - 31/07/2019, 13:00 WIB
Manajer Liverpool asal Jerman Juergen Klopp merayakan trofi Liga Champions setelah memenangi pertandingan final antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019. OSCAR DEL POZO/AFPManajer Liverpool asal Jerman Juergen Klopp merayakan trofi Liga Champions setelah memenangi pertandingan final antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019.

 

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, membahas aktivitas transfer timnya dan tim-tim lain pada bursa transfer musim panas ini.

Liverpool baru saja mendatangkan pemain termuda sepanjang sejarah Premier League -kasta teratas Inggris-, Harvey Elliot.

Sebelumnya, Liverpool telah mendatangkan Sepp van den Berg dari PEC Zwolle.

Dana yang dikeluarkan Liverpool juga tidak besar untuk menebus dua pemain itu.

Baca juga: Sebelum Kembali ke Liverpool, Mohamed Salah Jalani Ibadah Umrah

The Reds hanya mengeluarkan dana 1,79 juta pond (sekitar 32 miliar rupiah).

Minimnya aktivitas Liverpool pada bursa transfer membuat mereka dibandingkan dengan tim lain.

Sebut saja Manchester City yang menghabiskan 62,8 juta pound (sekitar 1,08 triliun rupiah) untuk mendatangkan Rodri.

Manchester City adalah juara bertahan Liga Inggris yang menjadi pesaing kuat Liverpool.

Hanya mendatangkan pemain muda tentu membuat Liverpool disorot terkait kebijakan transfer mereka.

Baca juga: Ini 3 Kesalahan Liverpool Selama Pramusim

Meski demikian, Juergen Klopp tak ambil pusing.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X