Arema FC Vs Persib, Ketua Panpel Sesali Teror yang Dilakukan Oknum Aremania

Kompas.com - 31/07/2019, 12:31 WIB
Sebanyak 31251 Aremania menyaksikan laga tunda Arema FC melawan Persib Bandung Pekan 4 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 5-1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (30/07/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSebanyak 31251 Aremania menyaksikan laga tunda Arema FC melawan Persib Bandung Pekan 4 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 5-1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (30/07/2019) malam.


MALANG, KOMPAS.com - Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, menyesalkan teror yang dilancarkan sejumlah oknum Aremania kepada tim Persib Bandung.

Dia berharap, kejadian ini tidak menjadi kebiasaan suporter Arema dalam laga-laga kandang selanjutnya.

“Tentu itu kami sesalkan dan saya mohon kepada teman-teman Aremania bahwa itu tidak baik dan itu merugikan kita semua," ujarnya.

"Tentu kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk tamu kita semua,” tambahnya.

Baca Juga: Cerita Hampir Batalnya Pertandingan Arema FC Vs Persib Bandung

Seperti diketahui, Aremania melancarkan teror kepada Persib Bandung selama berada di Kota Malang.

Meskipun tidak menimbulkan korban, tetapi aksi tersebut sukses membuat fokus Persib terganggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut diakui oleh pelatih Maung Bandung, Robert Rene Alberts, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Haris menyadari bahwa hal yang dilakukan Aremania tersebut merupakan psywar atau upaya untuk menurunkan mental tim lawan.

Namun, ia enggan membenarkan jika dilakukan dengan porsi yang berlebihan seperti yang lalu.

Baca Juga: Arema FC Vs Persib, Arthur Cunha Persembahkan Gol untuk Sang Ayah

Ia menilai, hal tersebut bakal berimbas pada citra Aremania dan juga manajemen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.